KEMANA JIWA PERGI SETELAH MATI part 4 #PQ Zamrrud
Kang IIP
0:00 / 0:00
KEMANA JIWA PERGI SETELAH MATI part 4 #PQ Zamrrud
3 754 просмотра · 1 г. назад
Kang IIP
8,95 тыс. подписчиков
3 754 просмотра · 1 г. назад
Fase Kehidupan Langit / Dimensi 4
Yang disebut dengan Kematian adalah Ketika nafs / jiwa keluar dari tubuh fisik atau raga (QS.6:93; 39:42). dan dia masuk atau berada di dimensi langit (dimensi kosong atau dimensi 4). posisi langit ada di atas bumi (QS.14:24), dengan demikian, maka kita harus mengurai agar paham tentang keadaan langit sebagai tempat tinggal jiwa.
Jiwa akan terbang [athwaro] sesuai dengan kesadarannya (99:6-8) mereka akan bergentayangan di tempat Dimana ia mengalami kematian. Dan pada saat itu hari itu manusia (naas) punya kesadaran yang bermacam macam, mereka bisa melihat catatan amal perbuatannya masing-masing, karena mata dan telinganya di tajamkan (QS.18:26; 19:38; 50:22) dan ketika itu semua kitabnya terbuka dan setiap diri [nafs] bisa menghisab dirinya sendiri (QS.17:13-14)
Karena di tajamkan indranya, maka rahasia langit sedikit mulai terkuak walaupun masih banyak tantangan untuk menembusnya (QS.55:33), padahal dulu langit pernah di duduki (QS.72:9)
Penampilan mereka seperti tampilan terakhir dia mati. Dan mereka menjadi siluman atau jin atau arwah sesuai dengan kesadarannya (QS.99:6-8). Mereka hidup seperti dalam mimpi tetapi mereka masuk ke dimensi yang lebih tinggi karena mereka bisa mengintervensi manusia atau dimensi yang lebih rendah.
Semua orang akan tergoda dan mengikuti Iblis kecuali MUKMIN (34:20-21) dan MUCHLIS (15:39-40) (38:82-83)
Syaitan melihat kita (manusia), sementara kita (manusia) tidak bisa melihat mereka (7:27) dan syetan menggoda kita [manusia] (22:52) (41:36)
Kadang mereka tidak punya kesadaran tentang waktu dunia ketika bergentayangan.
Ketika jiwa masuk ke dimensi langit (dimensi 4) maka dia juga bisa mengakses langit dengan segala kekurangan dan kelebihannya, sehingga punya kemampuan lebih di banding orang yang berada di dimensi 3.