Перейти к содержимому

MUSIK MEDITASI❗ROH KUDUS BERKERJA TIDAK BISA DIJELASKAN TETAPI BUAHNYA TERLIHAT By@lenny Angkirawan

Lenny Angkirawan

0:00 / 0:00

MUSIK MEDITASI❗ROH KUDUS BERKERJA TIDAK BISA DIJELASKAN TETAPI BUAHNYA TERLIHAT By@lenny Angkirawan

131 просмотр · 5 месяцев назад
Lenny Angkirawan
7,45 тыс. подписчиков
131 просмотр · 5 месяцев назад
Dipublikasikan, 14 April 2026 MUSIK MEDITASI❗ROH KUDUS BERKERJA TIDAK BISA DIJELASKAN TETAPI BUAHNYA SELALU TERLIHAT Jemaat perdana hidup dalam kesatuan yang luar biasa: "tidak seorang pun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri." (TB Kis 4:32) Inilah buah nyata dari kebangkitan: orang-orang yang bertemu Kristus menjadi pribadi yang berbagi, bukan menimbun. Yesus juga pernah berkata kepada Nikodemus: "Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang." (TB Yoh 3:8) Roh Kudus bekerja dalam cara-cara yang tidak selalu bisa dijelaskan — tetapi buahnya selalu terlihat. kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Apakah kebangkitan Kristus terlihat nyata dalam cara kamu hidup bersama orang lain? Dalam percakapan-Nya dengan Nikodemus, Yesus mengajak kita untuk lahir kembali` bukan lahir secara fisik, melainkan hidup dalam Roh. Ia mengundang kita membuka hati agar Roh Tuhan bersemayam dalam seluruh diri dan kehidupan kita. Dengan demikian, hidup kita diperbaharui oleh Roh, yang membimbing dan menuntun kita ke jalan Tuhan, yaitu jalan kebenaran dan hidup. Manusia yang hidup dalam Roh adalah manusia yang membuka diri kepada Roh Allah dan rela digerakkan oleh-Nya, dan pada akhirnya membawa kita pada hidup persaudaraan yang sejati: menghadirkan sukacita dan bukan perselisihan, menghadirkan damai dan bukan perpecahan, sebagaimana yang dilakukan oleh Yesus Kristus. Untuk senantiasa hidup dalam kuasa Roh Kudus, kita harus rela meninggalkan manusia lama: manusia duniawi atau manusia yang hidup menurut daging, yaitu manusia yang berkutat pada kehendak dan kesenangan pribadi. Mari kita semakin mempererat tali kasih persaudaraan. Marilah kita bergandengan tangan dalam kasih, saling mencintai dan menghargai dalam semangat sehati dan sejiwa menuju Bapa.