Перейти к содержимому

PEDOMAN KHOTBAH IBAS CAKAP KARO IIWari Raya Maria Nangkih Ku Surga Thn A 16 Agustus 2026

DEVISI Evangelisasi KAM

0:00 / 0:00

PEDOMAN KHOTBAH IBAS CAKAP KARO IIWari Raya Maria Nangkih Ku Surga Thn A 16 Agustus 2026

256 просмотров · 1 месяц назад
DEVISI Evangelisasi KAM
1,47 тыс. подписчиков
256 просмотров · 1 месяц назад
#KhotbahKaro #Karo #Katolik #evangelisasi #Kapusin #SSCC #StDamianLauBaleng #ParokiStaMariaRatuRosariTanjungSelamatMedan #SFDMaryHomeBerastagi #SFDMariaRatuDamaiKabanjahe #KomevKAM #Conventual #ParokiStYosepDelitua #ParokiStFransiskusAsisiTigaBinaga #KuasiParokiStPaulusJuhar #ParokiSantaPerawanMariaKabanjahe #ParokiSangPenebusBandarBaru #STPStBonaventuraDelituaKAM #@maiasginting6649 #RPAdrianusSembiringOFMCap #@belajarmasmurliturgigereja6922 #‪@psalmenhatopanmasmurpengaloi‬ Ikut penuh dalam pekerjaan Tuhan Santo Petrus ditugaskan oleh Yesus untuk menjaga pintu surga dan memastikan agar tidak satupun pendosa bisa masuk ke dalamnya. Pada sore hari, Yesus melihat dua orang penjahat lagi duduk manis di dalam surga. Yesus memanggil Petrus dan dengan suara agak tinggi berkata, “Petrus, kamu bilang sungguh mencintaiku. Menjaga pintu surga saja kamu belum lulus. Mengapa kedua penjahat itu bisa masuk ke dalam?” Petrus: “Aku sich sudah menjaganya dengan baik. Tapi, Ibumu Maria membukakan jendela bagi mereka. Emangnya aku bisa melarangnya?” Salah satu sukacita kita sebagai orang Katolik ialah peran Bunda Maria yang penting dalam drama keselamatan Allah. Yohanes melihat Maria berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya, dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. Ia sedang mengandung hendak melahirkan. Juga kelihatan satu tanda lain di langit. Seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. Ekornya menyapu sepertiga bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan anaknya segera setelah anaknya dilahirkan. Ketika anak itu dilahirkan, tiba-tiba Anak itu direnggut dan dibawak lari kepada Allah dan ke hadapan takhta-Nya. Peran Maria sejak awal dalam drama keselamatan Allah tidaklah mudah, sebaliknya sangat sulit dan beresiko tinggi. Untuk memainkan peran hebat dan penting ini perlulah Maria dihindarkan Allah dari segala noda dosa sejak dalam kandungan. Setelah menerima dari hati peran yang ditawarkan Allah dan sedang menjalaninya, dia mengunjungi Elisabeth saudarinya untuk mengisahkan perbuatan agung Allah di dalam dirinya. Ternyata Elisabeth juga sedang dipakai Allah tokoh pemeran penting dalam karya yang sama. Mereka saling ‘bergosip’ tentang energy kehidupan Allah yang sedang mereka alami melalui kandungan mereka masing-masing. Inilah gossip yang berguna dan membangun kehidupan. Digetarkan oleh perbuatan Allah, Maria menyanyikan lagu pujian Agung yang kita kenal dengan nama Magnificat: jiwaku memuliakan Tuhan. Pujian Maria adalah nyanyian hidup yang menghidupkan, semuanya mengisahkan perbuatan ajaib Tuhan, keselamatan Tuhan yang memakai orang kecil dan hina. Karena memainkan peranan penting dalam pekerjaan keselamatan Tuhan, maka “mulai sekarang segala keturunan akan menyebut Maria berbahagia.” Dan ini terjadi sepanjang sejarah manusia hingga pada detik ini dan berlanjut terus hingga tiba saatnya Allah meletakkan semua musuh di bawah kaki Yesus. Peran yang dimainkan Maria sedemikan penting dan berat sehingga layaklah Maria langsung diangkat jiwa dan raganya ke surga, tanpa terlebih dahulu mengalami kematian dan pemurnian di api pencucian. Maria adalah sekaligus ibu dan murid pertama Yesus Kristus. Maria adalah orang pertama yang menerima kepenuhan keselamatan yang dimenangkan oleh Puteranya bagi seluruh kemanusiaan. Karena itu gereja mengakui Maria sebagai tanda keselamatan yang dijanjikan kepada semua. Pengakutan ini diteguhkan menjadi dogma pada 1950 oleh paus Pius XII. Hari raya Maria diangkat ke surga merupakan sebuah afirmasi atas kemenangan iman akan Yesus Kristus yang akan membangkitkan semua orang dari kematian. Kiranya orang katolik, dan juga non katolik, mengalami kemanisan berdoa Rosario, atau novena salam Maria. Berdoa rosario bukan merengek-rengek meminta agar semua yang kuinginkan terpenuhi, seperti nenek ini. Seorang nenek sedang bermain-main dengan cucunya di pantai. Tiba tiba ombak besar menerjang dan menggulung cucunya ke tengah laut. Nenek itu menjerit ke langit. "Tuhan, tolong kembalikan cucuku." Mujizat terjadi. Ombak besar lain muncul lagi dan ketika surut, si cucu sedang duduk di pasir, sehat dan tidak ada luka apapun. Si nenek memeluk cucunya dan memeriksa segala sesuatunya. Ia menjerit lagi ke langit,"Tuhan, mana topinya?" Kita berdoa Rosario, mendoakan salam Maria, bukan terutama mengajukan segala permohonan pribadi, melainkan menyodorkan diri untuk ikut dalam misi Maria yang diberikan Allah kepadanya. Misi Maria ialah mengalahkan kekuatan setan, memijak ular demi keselamatan seluruh dunia sebagai keikutsertaannya dalam pekerjaan Puteranya. Setan sendiri mengakui, setiap satu salam Maria yang diucapkan merupakan hembusan angina panas ke wajah Yesus. Mari mengagungkan Tuhan bersama Bunda Maria dengan tekun mendoakan doa Salam Maria setiap hari. Amin.