Potret Warteg Jakarta 1980an Sebagai Pemadam Kelaparan Bagi Buruh Pekerja!
Demi Waktu Project
0:00 / 0:00
Potret Warteg Jakarta 1980an Sebagai Pemadam Kelaparan Bagi Buruh Pekerja!
2 165 просмотров · 12 ч назад
Demi Waktu Project
46,9 тыс. подписчиков
2 165 просмотров · 12 ч назад
Potret Warteg Jaman Dulu Sebagai Pemadam Kelaparan Bagi Buruh Pekerja!@dewapro08
Warteg (Warung Tegal) yang bermunculan di pinggir jalan kota Jakarta pada tahun 1980-an dipicu oleh puncak arus urbanisasi, maraknya sektor transportasi informal seperti becak, dan meledaknya jumlah pekerja kelas menengah ke bawah di Ibu Kota seperti buruh bangunan dan lain-lain.
Memasuki tahun 1980-an, Jakarta mengalami industrialisasi dan pembangunan yang sangat pesat. Hal ini menarik jutaan perantau dari daerah (termasuk Jawa Tengah) untuk bekerja sebagai buruh pabrik, kuli bangunan, dan pekerja informal. Mereka membutuhkan tempat makan yang menyajikan porsi besar, mengenyangkan, tetapi dengan harga yang sangat ramah di kantong
Pada tahun 80-an, citra Warteg sangat lekat dengan sebutan "warung kumuh". Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor lingkungan dan keterbatasan fasilitas. Seperti: bangunan semi permanen, air bersih yang terbatas, lokasi dipinggir jalan diatas saluran air dan penyajiannya pun sangat sederhana dipajang dietalase yang sangat terbuka.
Saya ucapkan terima kasih buat kalian yang sudah mendukung Channel ini dengan menekan tombol Subscribe.
Yang mau dukung lagi untuk segelas kopi dan sebungkus rokok, boleh kesini ya...Semoga rezeki kalian semua mengalir deras seperti sungai, Amin.
https://saweria.co/Dewapro08
Jakarta tempo dulu, para buruh pabrik, warung tegal, pendatang jakarta, urbanisasi, ketimpangan sosial, makanan murah, makanan ramah kantong, warung kumuh, potret kemiskinan, buruh bangunan,