Jejak Polri Pasca Reformasi: Dari Parcok, hingga Skandal Penyadapan Presiden
Radio Elshinta
0:00 / 0:00
Jejak Polri Pasca Reformasi: Dari Parcok, hingga Skandal Penyadapan Presiden
5 160 просмотров · 14 ч назад
Radio Elshinta
61,1 тыс. подписчиков
5 160 просмотров · 14 ч назад
Sejak Reformasi 1998, Polri dipisahkan dari TNI. Harapannya satu: Polri menjadi polisi yang profesional, sipil, dan hanya tunduk pada hukum, bukan pada kekuasaan.
Tapi 28 tahun berlalu, harapan itu berkali-kali diuji. Dalam beberapa peristiwa, Polri kerap ditarik ke dalam pusaran kepentingan politik. Hingga muncul sindiran keras dari publik: PARCOK - Partai Coklat. Sindiran bahwa seragam coklat itu telah berubah menjadi alat politik penguasa. Dan kini, ujian terberat itu datang.
Polri diguncang dugaan skandal penyadapan ilegal yang dilakukan oleh pimpinan Polri terhadap kepala negaranya sendiri. Jika polisi yang seharusnya melindungi, justru diduga mengawasi, kepada siapa lagi rakyat harus percaya?
Simak Podcast Elshinta Bersama Ketua Tim Penasihat Ahli Kapolri, Komjen Pol (Purn.) Dr. Ito Sumardi.