SEJARAH BUKU — Kitab Raksasa yang Ditulis Iblis dalam 1 Malam?!
Asal Usul Benda
0:00 / 0:00
SEJARAH BUKU — Kitab Raksasa yang Ditulis Iblis dalam 1 Malam?!
227 просмотров · 8 дней назад
Asal Usul Benda
7 подписчиков
227 просмотров · 8 дней назад
Dulu, satu buku harganya setara SATU RUMAH — sampai buku-buku dirantai ke rak perpustakaan dan pencurinya bisa dihukum mati. Kapal yang berlabuh di Alexandria dipaksa MENYERAHKAN semua bukunya. Dan ada kitab setinggi hampir satu meter yang katanya ditulis hanya dalam SATU MALAM... dengan bantuan iblis.
Di video ini kita membongkar 5000 tahun sejarah buku: dari tablet tanah liat Mesopotamia, papirus Mesir, dan bilah bambu Tiongkok — ke perpustakaan Alexandria yang merampok kapal, revolusi kodeks Romawi yang membunuh gulungan, biarawan penyalin yang bertahun-tahun menulis satu Alkitab, misteri Codex Gigas si Kitab Iblis, zaman keemasan Baitul Hikmah Baghdad dan perpustakaan Córdoba, fakta bahwa Gutenberg BUKAN penemu mesin cetak pertama (Bi Sheng 1040 dan Jikji 1377 mendahuluinya!), tragedi pembakaran buku Baghdad 1258 sampai Berlin 1933, buku berjilid kulit manusia, Gulungan Laut Mati — sampai rahasia dari Indonesia: La Galigo, epos 6000 halaman dari Sulawesi yang menjadi salah satu karya sastra terpanjang di dunia.
Bab:
00:00 Buku yang Dirantai
01:05 Sebelum Ada Buku
02:06 Perpustakaan yang Merampok Kapal
03:24 Gulungan Kalah oleh Buku
04:31 Harga Satu Buku = Satu Rumah
05:38 Kitab yang Ditulis Iblis
06:56 Zaman Keemasan: Baghdad dan Cordoba
08:01 Gutenberg Bukan yang Pertama
09:00 Ketika Buku Dibakar
09:57 Buku Teraneh di Dunia
10:55 Raksasa dari Indonesia
11:54 Mesin Cetak Tiba di Nusantara
12:48 Buku yang Tak Bisa Mati
13:28 Tiga Jawaban Terakhir
Menurutmu, fakta mana yang paling mengejutkan? Tulis di kolom komentar!
#SejarahBuku #AsalUsulBenda #FaktaUnik #SejarahDunia #PerpustakaanAlexandria #CodexGigas #FaktaSejarah #LaGaligo
---
Video ini dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan (AI): naskah, sulih suara, dan visual seluruhnya dihasilkan/direkonstruksi secara digital untuk tujuan edukasi. Beberapa visual bersifat rekonstruksi ilustratif untuk menggambarkan peristiwa dan suasana pada zamannya.