💥KORELASI RUH & JASAD-AKAL💥MAJLIS ILMU & BIMBINGAN ILMU TASAWWUF - GUS MUKHLASON ROSYID
Kajian Syakura
0:00 / 0:00
💥KORELASI RUH & JASAD-AKAL💥MAJLIS ILMU & BIMBINGAN ILMU TASAWWUF - GUS MUKHLASON ROSYID
143 просмотра · 2 дня назад
Kajian Syakura
18,6 тыс. подписчиков
143 просмотра · 2 дня назад
Makrifat dalam tasawuf adalah puncak pengenalan hati yang otentik kepada Allah SWT melalui keheningan batin dan kepasrahan eksistensial, bukan sekadar pengetahuan akal atau klaim teologis.
Mengenal Diri dan Tuhan
"Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya." — (H.R. Dailami)Belajar tasawuf dimulai dengan menundukkan ego diri sendiri sebelum mencoba memahami luasnya sifat-sifat Ilahi.
Pencarian yang Murni
"Selama engkau dalam pencarian al-Haq (Allah), maka janganlah berdiri bersama makhluk." — Ibn 'ArabiFokuskan hati hanya kepada Sang Pencipta, lepaskan ketergantungan mutlak pada penilaian manusia.
Kehadiran Jiwa (Hudhul Qalb)
"Puncak pengenalan (makrifat) justru ditandai oleh keheningan, bukan limpahan bahasa; oleh kepasrahan eksistensial, bukan formulasi teologis."Makrifat menuntut manusia untuk menjadi lebih hadir dan tulus di hadapan-Nya, bukan sekadar tahu secara informatif.
Kemurnian Niat
"Barangsiapa yang ikhlas niatnya karena Allah semata-mata, maka Allah dan para malaikat-Nya akan melindunginya." — Ibn 'ArabiPerjalanan rohani (salik) tidak akan kokoh tanpa pembersihan niat dari ambisi duniawi.