Перейти к содержимому

KISAH PERJALANAN DEO DAN SINTA

Gembira Loka Zoo

0:00 / 0:00

KISAH PERJALANAN DEO DAN SINTA

20 488 просмотров · 2 нед. назад
Gembira Loka Zoo
3,87 тыс. подписчиков
20 488 просмотров · 2 нед. назад
Deo dan Sinta merupakan dua individu gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang sebelumnya berada di Linggoasri, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Keduanya memiliki riwayat masalah kesehatan yang memerlukan perhatian dan perawatan lebih lanjut, mulai dari abses, luka pada kulit, hingga kondisi fisik yang membutuhkan penanganan khusus. Pada 30 September 2024, Gembira Loka Zoo menerima amanah dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah untuk menjadi tempat penitipan sementara bagi Deo dan Sinta. Selama berada di Gembira Loka Zoo, keduanya mendapatkan pemenuhan kebutuhan nutrisi, pemantauan kesehatan, serta pelatihan untuk mendukung perawatan sehari-hari. Pemeriksaan kesehatan menyeluruh juga dilakukan, termasuk pemeriksaan darah, hematologi, biokimia, dan Elephant Endotheliotropic Herpesvirus (EEHV). Seiring berjalannya waktu, masa perawatan berlangsung lebih lama dari yang direncanakan. Di sisi lain, pengelolaan populasi gajah juga menjadi bagian penting dalam upaya mendukung kesejahteraan satwa. Karena itu, Gembira Loka Zoo terus berupaya mencari tempat yang sesuai bagi Deo dan Sinta, dengan mempertimbangkan kesiapan fasilitas, kandang, sumber daya manusia, serta kemampuan pengelolaan satwa. Pada 18 Juni 2025, Gembira Loka Zoo menerima surat permohonan hibah Deo dan Sinta dari Tabang Zoo, Kalimantan Timur. Proses tersebut dilanjutkan dengan peninjauan langsung bersama Kementerian Kehutanan dan BKSDA Kalimantan Timur. Setelah dilakukan perbaikan fasilitas serta pemeriksaan satwa, rekomendasi dan persetujuan hibah gajah diberikan pada 27 Januari 2026. Sebelum keberangkatan, Deo dan Sinta menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan EEHV, penyakit mulut dan kuku (PMK), serta Surra. Keduanya juga mendapatkan vaksin tetanus toksoid. Persiapan turut mencakup latihan naik dan turun kendaraan, sementara mahout dan dokter hewan dari Tabang Zoo mengikuti pembelajaran untuk mengenal karakter, pola perawatan, kebutuhan pakan, dan kondisi kesehatan keduanya. Perjalanan menuju Tabang Zoo dilakukan melalui jalur darat, laut, dan sungai. Sepanjang perjalanan, kondisi kesehatan dan kebutuhan nutrisi Deo dan Sinta dipantau secara berkala. Setelah menempuh perjalanan panjang, keduanya akhirnya tiba di Tabang Zoo dan diturunkan menggunakan ramp khusus yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kini, Deo dan Sinta berada di lingkungan baru dalam kondisi sehat dan aktif, serta menunjukkan respons yang baik terhadap lingkungan sekitarnya. Namun, perjalanan mereka belum berhenti sampai di sini. Masa adaptasi tetap menjadi perhatian, dengan pemantauan terhadap kondisi fisik, nafsu makan, perilaku, dan kesehatan secara berkelanjutan. Gembira Loka Zoo dan Tabang Zoo akan terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan Deo dan Sinta. Perjalanan ini menjadi pengingat bahwa upaya mendukung kesejahteraan satwa membutuhkan perencanaan, kolaborasi, dan komitmen dari berbagai pihak. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses perjalanan dan transokasi Deo dan Sinta: BKSDA Yogyakarta BKSDA Jawa Tengah BKSDA Jawa Timur BKSDA Kalimantan Tengah BKSDA Kalimantan Selatan BKSDA Kalimantan Timur Kementerian Kehutanan Tabang Zoo Semoga Deo dan Sinta dapat terus beradaptasi dengan baik dan menjalani kehidupan yang mendukung kesejahteraan mereka di rumah barunya. Gembira Loka Zoo terus berkomitmen mendukung kesejahteraan satwa melalui kolaborasi dan pengelolaan yang bertanggung jawab. #GembiraLokaZoo #DeoDanSinta #GajahSumatra #KesejahteraanSatwa #KonservasiSatwa #TranslokasiSatwa #TabangZoo