Belajar Akidah (1): Pengantar | Ustadz Ammi Nur Baits
anb channel
0:00 / 0:00
Belajar Akidah (1): Pengantar | Ustadz Ammi Nur Baits
4 289 просмотров · Трансляция закончилась 3 мес. назад
anb channel
436 тыс. подписчиков
4 289 просмотров · Трансляция закончилась 3 мес. назад
PENGANTAR BELAJAR AQIDAH
Ustadz Ammi Nur Baits حفظه الله تعالى
🗓️ Ahad, 7 Juni 2026
🏢 Masjid Sholihin, Tambaksari, Surabaya
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Pembahasan kajian pagi ini adalah tentang pengantar belajar aqidah, ada 3 tema utama dalam buku pengantar belajar aqidah yakni ;
1. Catatan tentang aqidah ; diantaranya mencakup pembagian dalil, bentuk ibadahnya, pengertian yang benar dan aqidah menyimpang, sumber aqidah yang benar dan menyimpang, tidak ada aqidah islam yang bertentangan dengan logika, konsekuensi aqidah dengan logika, peran para nabi dalam mengajarkan aqidah, keberadaan harapan kosong ketika memiliki aqidah menyimpang, setiap ideologi mempengaruhi lahir batin, manusia akan melakukan sesuatu sesuai keyakinan, musyrik itu najis, aqidah yang lurus, pengaruh aqidah terhadap mental, apa saja yang perlu diyakini, fitrah manusia tentang Allah, aqidah sudah lengkap, qana'ah dalam aqidah, para ulama aqidahnya seragam, aqidah tidak ada nasakh dan mansukh, aqidah itu wasatiyah, dsb
2. Catatan tentang ilmu ghaib
3. Catatan tentang masalah iman
Pembagian dalil ada 2 yakni ;
1. Khabar/berita : semua pernyataan dalam Al Quran yang sifatnya benar atau salah, bisa dibagi menjadi 2 yakni berita tentang khaliq [QS Al Ikhlas, QS Al Fatihah, Ayat Kursi, dll], berita tentang makhluk [ada makhluk di dunia ghaib & tidak ghaib]
2. Insya'/permintaan atau larangan [aturan]
Nabi ﷺ bersabda,
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ تَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ
“Qulhuwallahu ahad (surah Al-Ikhlas) sebanding dengan sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Muslim no. 811)
Isi dari Al Quran berita tentang Allah, berita tentang Makhluk, perintah & larangan, tema berita tentang Allah itu 1/3 sehingga surat ikhlas hanya membicarakan tentang Allah maka senilai 1/3 Al Quran.
Ibadah hamba ada ;
1. Berita, meyakini kebenarannya
2. Insya', melaksanakan perintah menjauhi larangan dan mentaati aturan
Orang kafir tidak beriman dengan hari kebangkitan, sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى dalam QS Yasin Ayat 78
وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِىَ خَلْقَهُۥ ۖ قَالَ مَن يُحْىِ ٱلْعِظَٰمَ وَهِىَ رَمِيمٌ
Artinya: Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?"
قُلْ يُحْيِيهَا ٱلَّذِىٓ أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ
Artinya: Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.[QS Yasin Ayat 79]
Aqidah yang lurus adalah aqidah yang sesuai realita, ada 2 realita ;
a. Kauni [takdir], sesuai fakta lapangan
b. Syar'i, bersumber dari dalil, tidak bisa diindera oleh manusia, karena termasuk perkara yang ghaib [semisal surga, neraka]
Aqidah yang batil adalah aqidah yang tidak sesuai realita, yakni meyakini sesuatu yang tidak ada atau tidak meyakini sesuatu yang ada, semisal orang musyrik tidak beriman dengan hari kebangkitan. Bersumber dari budaya [semisal hari sial] & logika [semisal tidak mengimani dajjal].
wallahu'alam