Перейти к содержимому

JUWITA DESRI AYU | OLIMPIADE PENDIDIKAN KEBIDANAN INDONESIA 2026 | INOVASI KETERAMPILAN MENGAJAR

UAP TV

0:00 / 0:00

JUWITA DESRI AYU | OLIMPIADE PENDIDIKAN KEBIDANAN INDONESIA 2026 | INOVASI KETERAMPILAN MENGAJAR

589 просмотров · 1 мес. назад
UAP TV
18,1 тыс. подписчиков
589 просмотров · 1 мес. назад
INOVASI KETERAMPILAN MENGAJAR KEBIDANAN “TEKNOLOGI MENGAJAR, MANUSIA YANG BERMAKNA" Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua. Mendidik calon bidan bukan hanya tentang mentransfer pengetahuan, tetapi tentang menumbuhkan cara berpikir, membangun kepekaan, dan membentuk karakter profesional yang kelak hadir di tengah kehidupan perempuan, bayi, keluarga, dan masyarakat. Berangkat dari filosofi tersebut, video ini menampilkan praktik inovasi keterampilan mengajar pada Mata Kuliah Etikolegal dalam Praktik Kebidanan, Pertemuan ke-7. Pembelajaran ini mendukung CPL 1 dan CPL 2, khususnya penerapan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, keberagaman, serta penegakan hukum dan penguasaan keilmuan kebidanan sesuai kompetensi bidan vokasi. Capaian tersebut dijabarkan melalui CPMK 1 tentang peraturan perundang-undangan praktik kebidanan dan CPMK 2 tentang etika profesi serta kode etik bidan, yang pada Pertemuan ke-7 diarahkan pada Sub-CPMK 7: mampu mengorganisasikan dan melaksanakan pelayanan kebidanan secara profesional, etis, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Pembelajaran dirancang dengan pendekatan Student-Centered Learning yang mengintegrasikan Case Method, Problem-Based Learning, dan Project-Based Learning melalui Small Group Discussion. Pendekatan ini dipadukan dengan teknik D-I-A (Delivery, Interaction, and Assessment), yang mengoptimalkan penyampaian materi, membangun interaksi aktif mahasiswa, serta melakukan evaluasi untuk mengukur capaian pembelajaran. Tiga inovasi utama menjadi satu kesatuan pengalaman belajar: 📖 BOOK CREATOR — “Belajar dan Menemukan” Mahasiswa memperoleh materi secara interaktif, mandiri, dan fleksibel melalui sumber belajar digital yang dirancang untuk mendorong eksplorasi serta pemahaman konsep. Inovasi pembelajaran ini tidak berhenti pada pemanfaatan teknologi di dalam kelas. Materi referensi yang dikembangkan melalui Book Creator telah ditransformasikan menjadi luaran akademik berupa "Buku Referensi" yang terpublikasi dalam dua bahasa, yaitu: 1. VERSI BAHASA INDONESIA JUDUL: "KEHAMILAN DAN PERSIAPAN KELAHIRAN" PENULIS: Juwita Desri Ayu, S.Tr.Keb., Bdn., M.Keb. PUBLISHER (WAKTU): Pustaka Akademikus (April 2025) ISBN: 978-623-88481-6-4 NOMOR DAN TANGGAL PERMOHONAN HKI: EC002025065903, 13 Juni 2025 2. VERSI BAHASA INGGRIS JUDUL: "PREGNANCY AND CHILDBIRTH PREPARATION" PENULIS: Juwita Desri Ayu, S.Tr.Keb., Bdn., M.Keb. PUBLISHER (WAKTU): ECHA Institute (April 2025) ISBN: 978-623-89786-2-5 NOMOR DAN TANGGAL PERMOHONAN HKI: EC002025065901, 13 Juni 2025 Dua publikasi dalam dua bahasa ini menjadi salah satu bentuk keberlanjutan dari inovasi pembelajaran yang dikembangkan. Artinya, teknologi tidak berhenti sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran, tetapi dapat menjadi sarana untuk menghasilkan sumber belajar yang terdokumentasi, memiliki identitas publikasi, mendapatkan perlindungan kekayaan intelektual, serta berpotensi menjangkau pembelajar dalam konteks yang lebih luas. 🎬 VIDEO PROJECT STUDI KASUS — “Berpikir dan Berkarya” Mahasiswa tidak berhenti pada memahami teori, tetapi diajak menganalisis permasalahan, mengambil keputusan, berkolaborasi, dan menuangkan pemikiran dalam karya yang kontekstual dengan praktik kebidanan. 🎯 KAHOOT — “Mengukur dan Merefleksikan” Evaluasi dikemas secara interaktif untuk memberikan umpan balik langsung sekaligus membantu mahasiswa mengenali sejauh mana pemahaman yang telah dibangun. Seluruh proses diperkuat melalui pemanfaatan e-learning LeADS/Pelangi UAP, e-book, media presentasi interaktif, diskusi multi-arah, tanya jawab, serta pemecahan kasus secara kolaboratif. Inovasi ini berangkat dari sebuah keyakinan sederhana: “Teknologi hanyalah alat. Makna pembelajaran lahir dari bagaimana teknologi digunakan untuk menyentuh pikiran, perasaan, dan kemauan mahasiswa.” Pada pembelajaran kebidanan, pikiran diasah melalui kasus dan pemecahan masalah; perasaan diperhalus melalui nilai etik, empati, dan asuhan yang humanis; sementara kemauan diperkuat melalui kolaborasi, tanggung jawab, dan pengalaman belajar yang aktif. Inilah pembelajaran yang saya upayakan: "bukan sekadar membuat mahasiswa belajar, tetapi menghadirkan pengalaman agar mereka mampu berpikir kritis, bekerja kolaboratif, bersikap etis, dan tumbuh menjadi bidan yang kompeten serta berintegritas." Semoga inovasi sederhana ini dapat menjadi bagian dari langkah bersama untuk menghadirkan pendidikan kebidanan yang adaptif terhadap teknologi, kuat dalam keilmuan, dan tetap berakar pada nilai kemanusiaan. Selamat menyaksikan. Mari terus berinovasi, setiap pembelajaran yang bermakna hari ini adalah investasi bagi kualitas pelayanan kebidanan di masa depan. Aamiin. Terima kasih. Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Salam Penuh Kasih, Juwita Desri Ayu, S.Tr.Keb., Bdn., M.Keb. Dosen DIII Kebidanan Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu #OlimpiadekebidananIndonesia #CoEKebidanan #Kemenkes #LombaInovasiMediaPembelajaran