Перейти к содержимому

Musibah Bisa Menjadi Nikmat! Jika Seorang Mukmin Memahami Ini - ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas

Ikhtiar Tawakal

0:00 / 0:00

Musibah Bisa Menjadi Nikmat! Jika Seorang Mukmin Memahami Ini - ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas

5 683 просмотра · 1 дн. назад
Ikhtiar Tawakal
39,5 тыс. подписчиков
5 683 просмотра · 1 дн. назад
Mengapa seorang Muslim harus senantiasa bersyukur kepada Allah dalam keadaan lapang maupun sempit? Apa sebenarnya hakikat syukur yang diperintahkan dalam Islam? Dan bagaimana seorang mukmin menyikapi berbagai ujian serta musibah yang menimpanya? Dalam ceramah ini, Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas rahimahullah menjelaskan tentang dua perkara penting yang harus senantiasa dimiliki oleh seorang mukmin dalam menjalani kehidupan, yaitu bersyukur ketika mendapatkan nikmat dan bersabar ketika menghadapi ujian. Nikmat terbesar yang Allah berikan kepada seorang hamba adalah nikmat Islam dan hidayah. Nikmat ini jauh lebih berharga daripada kekayaan, kedudukan, maupun segala kesenangan dunia. Oleh karena itu, seorang Muslim hendaknya senantiasa bersyukur atas nikmat Islam dengan menjalankan ketaatan kepada Allah dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan. Beliau juga menjelaskan bahwa hakikat syukur bukan sekadar mengucapkan hamdalah, mengadakan jamuan makan, atau berbagi kebahagiaan dengan sesama. Akan tetapi, syukur yang sebenarnya diwujudkan dengan mentauhidkan Allah, beribadah hanya kepada-Nya, melaksanakan shalat, berbakti kepada kedua orang tua, serta menjalankan seluruh perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Sebagaimana firman Allah dalam Surah Ibrahim ayat 7: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." Selain bersyukur, seorang mukmin juga harus memiliki kesabaran. Sabar terbagi menjadi tiga perkara: Sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah. Sabar dalam meninggalkan kemaksiatan dan dosa. Sabar dalam menghadapi ujian, musibah, dan berbagai cobaan kehidupan. Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Ketika mendapatkan kesenangan, ia bersyukur dan itu menjadi kebaikan baginya. Ketika mendapatkan kesusahan, ia bersabar dan itu pun menjadi kebaikan baginya. (HR. Muslim). Dalam ceramah ini juga dibahas bahwa musibah dapat menjadi penghapus dosa, mendatangkan pahala, dan mengangkat derajat seorang hamba apabila dihadapi dengan kesabaran. Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas rahimahullah juga mengingatkan pentingnya memahami tauhid. Karena tauhid merupakan dasar utama dalam bersyukur kepada Allah. Allah-lah satu-satunya Pencipta, Pemberi rezeki, Pengatur alam semesta, serta Dzat yang menghidupkan dan mematikan seluruh makhluk. Beliau juga menjelaskan bahwa berbagai kerusakan di daratan dan lautan terjadi akibat perbuatan tangan manusia, sebagaimana Allah firmankan dalam Surah Ar-Rum ayat 41–42. Karena itu, seorang Muslim hendaknya senantiasa melakukan introspeksi diri, bertaubat kepada Allah, menjauhi kesyirikan, dan kembali kepada ajaran tauhid yang benar. Semoga ceramah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mensyukuri nikmat Islam, memperbaiki tauhid, memperbanyak amal saleh, menjauhi kesyirikan, serta bersabar dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur dan senantiasa bersabar. Aamiin ya Rabbal 'alamin.Jazakumullahu khairan.#nasehat #islam #sunnah #kajianislam #ustadzyazidbinabdulqodirjawas