Перейти к содержимому

🔴 L I V E ! Kajian Subuh AlBarkah. Mujmal Ushul Ahlus Sunnah Wal Jamaah Fil Aqidah. Jumat, 23 Okt 26

AlFawaid

0:00 / 0:00

🔴 L I V E ! Kajian Subuh AlBarkah. Mujmal Ushul Ahlus Sunnah Wal Jamaah Fil Aqidah. Jumat, 23 Okt 26

137 просмотров · Трансляция закончилась 6 дней назад
AlFawaid
2,76 тыс. подписчиков
137 просмотров · Трансляция закончилась 6 дней назад
Bab 3 Poin 7 dan 8 dari kitab Mujmal Ushul Ahlis Sunnah wal Jama’ah fil ‘Aqidah karya Dr. Nashir bin ‘Abdul Karim al-‘Aql Poin ke-7: Perkara Gaib Hanyalah Hak Mutlak Milik Allah Teks Asli Matan: «لَا يَعْلَمُ الْغَيْبَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ، وَاعْتِقَادُ أَنَّ أَحَدًا غَيْرَ اللهِ يَعْلَمُ الْغَيْبَ كُفْرٌ، مَعَ الْإِيمَانِ بِأَنَّ اللهَ يُطْلِعُ بَعْضَ رُسُلِهِ عَلَى شَيْءٍ مِنَ الْغَيْبِ» (Tidak ada yang mengetahui perkara gaib kecuali Allah semata. Menyakini bahwa ada selain Allah yang mengetahui perkara gaib adalah kekufuran, disertai keimanan bahwa Allah memperlihatkan sebagian perkara gaib kepada para rasul yang diridhai-Nya). Penjelasan dan Pendalaman: Klasifikasi Perkara Gaib: Gaib Mutlak (Al-Ghaib al-Muthlaq): Perkara gaib yang sama sekali tidak diketahui oleh makhluk mana pun di bumi dan langit. Hal ini mencakup kapan waktu terjadinya hari kiamat, apa yang akan dikerjakan seseorang esok hari, dan di bumi mana seseorang menemui ajalnya (sebagaimana firman Allah dalam QS. Luqman: 34). Mengklaim mengetahui perkara ini atau mempercayai ada makhluk yang mengetahuinya termasuk syirik besar dalam rububiyyah dan uluhiyyah. Gaib Nisbi (Al-Ghaib an-Nisbi): Perkara gaib yang bersifat relatif. Suatu hal tersembunyi bagi seseorang semata-mata karena keterbatasan jarak, waktu, atau ruang, padahal orang lain di tempat lain melihat dan mengetahuinya secara nyata. Kedudukan Para Nabi dan Rasul: Para rasul tidak mengetahui perkara gaib secara mandiri (dzatiyyah). Dalam QS. Al-A'raf: 188, Rasulullah ﷺ diperintahkan untuk menegaskan bahwa beliau tidak memegang manfaat maupun mudarat bagi dirinya sendiri, dan jika beliau mengetahui perkara gaib, niscaya beliau memperbanyak kebaikan dan tidak tertimpa mudarat. Pengetahuan para nabi mengenai kejadian masa depan (seperti tanda kiamat atau kabar nabi penutup zaman) adalah wahyu yang diperlihatkan oleh Allah melalui mukjizat nubuwah, bukan keahlian gaib pribadi (QS. Al-Jinn: 26–27). Poin ke-8: Hukum Peramal, Dukun, dan Ancaman Mendatanginya Teks Asli Matan: «اعْتِقَادُ صِدْقِ الْمُنَجِّمِينَ وَالْكُهَّانِ كُفْرٌ، وَإِتْيَانُهُمْ وَالذَّهَابُ إِلَيْهِمْ كَبِيرَةٌ» (Meyakini kebenaran para peramal bintang dan dukun adalah kekufuran, sedangkan mendatangi atau berkunjung kepada mereka merupakan dosa besar). Penjelasan dan Pendalaman: Dua Tingkatan Ancaman bagi Orang yang Mendatangi Dukun: Sekadar Datang dan Bertanya: Dihukumi sebagai dosa besar (kabirah). Hukumannya berupa salat yang dikerjakan selama 40 hari/malam tidak diterima pahalanya di sisi Allah (HR. Muslim), kendati kewajiban salatnya tetap gugur. Datang, Bertanya, dan Membenarkan Perkataannya: Dihukumi keluar dari Islam atau kufur terhadap wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ (HR. Abu Daud), karena pengakuan dukun secara terang-terangan mendustakan firman Allah bahwa tidak ada yang tahu perkara gaib selain Dia. Hakikat Ramalan Dukun: Jika ramalan dukun sesekali tepat, hal tersebut bersumber dari jin yang mencuri dengar pembicaraan para malaikat di langit (istiraq as-sam'). Jin lalu membisikkannya kepada dukun dengan menunggangkan 100 kedustaan pada satu kebenaran yang dicuri. Jebakan Tipu Daya Setan: Setan menipu manusia dengan membuat mereka melupakan 100 kebohongan dukun dan hanya memuja satu kebetulan yang tepat. Ironisnya, terhadap para ulama pewaris nabi yang membawa ratusan kebenaran, manusia justru gemar melupakan jasanya dan mencari-cari kekeliruan kecilnya. Ini adalah taktik iblis dalam merusak tauhid dan menjauhkan manusia dari bimbingan wahyu. Semoga bermanfaat. ━━━━━━━━━━━━━━ 🌐 KUNJUNGI DAN IKUTI MEDIA SOSIAL KAMI ▶️ YouTube: fawa.id/youtube 📢 WA Channel: fawa.id/wachannel ✈️ Telegram: fawa.id/telegram 📸 Instagram: fawa.id/instagram 🧵 Threads: fawa.id/threads 🎵 TikTok: fawa.id/tiktok 📘 Facebook: fawa.id/facebook Jangan lupa subscribe dan bantu share agar semakin banyak orang mendapatkan manfaat dan menjadi ladang pahala bagi kita semua. Insyaallah. Barakallahu fiikum. Al-Fawaid Al-Ilmiyah