Gegap Gempita Drumband Paku Buwono Street Parade Solo Raya
BerkoTA_TV
0:00 / 0:00
Gegap Gempita Drumband Paku Buwono Street Parade Solo Raya
271 просмотр · 3 дня назад
BerkoTA_TV
11 тыс. подписчиков
271 просмотр · 3 дня назад
Atraksi Marching Band Ponpes MTA Memukau di Arena Paku Buwono Street Parade Solo Raya
Kelompok Marching Band Pondok Pesantren Majelis Tafsir Al-Quran Mojogedang Karanganyar, menjadi satu diantara para penampil di arena Paku Buwono Street Parade yang digelar pada Sabtu pagi 12 September 2026. Start dilepas dikawasan Ngarsopuro sedangkan finish di pagelaran Keraton Surakarta.
Marching band Pondok pesantren MTA tampil diurutan kelompok remaja taruna , sebelum disusul oleh penampilan Gita Taruna dari SMK Negeri 2 Sragen dan penampilan santri santri Pondok Pesantren Nurul Huda Gondang Sragen.
Menurut keterangan Ketua Umum Persatuan Drumband Indonesia Kota Solo, Agus Handayanto , total peserta ada 17 penampil. Jumlah tersebut, menurun dari pendaftar sebelumnya, karena event kali ini sempat mundur beberapa kali, karena banyaknya event di Kota Solo, sehingga banyak peserta yang mundur dari perlombaan.
Dikatakan Agus Handayanto , event Paku Buwono Street Parade kali ini digelar untuk pertama kalinya, setelah sekian lama di Kota Solo tidak ada event lomba drumband.
Agus Handayanto yang juga perintis berdirinya kelompok drumband Gema Pratama Solo, mengakui bahwa Kota Solo sangat tertinggal dibandingkan Jogyakarta yang secara rutin menggelar Kejuaraan Nasional Drumband Piala Sultan Hamengkubuwono IX , yang sudah populer dikancah drumband nasional.
Paku Buwono Street Parade menjadi langkah awal untuk membangun kembali pamor drumband di Solo Raya ketingkat nasional. Dalam sejarah rivalitas drumband di Kota Solo , sejak tahun 60 an , 70 an hingga 90 an , banyak sekali group group drumband yang bersaing untuk menunjukkan yang terbaik . Sebut saja Drumband dari sekolah Warga , drumband Hizbul Wathan, drumband Al-Irsyad yang dikenal mempunyai penggemar yang banyak sehingga penampilannya sangat ditunggu-tunggu.
Setelah rivalitas antar group drumband itu menurun , seiring perkembangan zaman, drumband mulai berkurang pamornya, sehingga dimunculkan kelompok seperti Gema Pratama yang sering mewakili Kota Solo dikancah kejuaraan drumband.
Ajang Paku Buwono Street Parade diawali , Solo Drum Band Corp , disusul Drumband SD Negeri Kedunglumbu. Dilanjutkan Gita Bahana Sudirman dari MI Sudirman Mundu Gondangrejo Karanganyar. Dilanjutkan Gita Puja Irama SD Negeri Singopuran Kartosuro. SD Muhammadiyah 11 Surakarta.
SD Negeri Bratan 1 Surakarta.
SD Negeri Pucangan 04 Kartosuro. Marching band MI Salamah , Gondangrejo Karanganyar.. SD Negeri Pajang Laweyan Solo. MI Muhammadiyah Karanganyar. Disusul Drumband MI Darussalam Wonogiri yang disponsori bakso titoti , selanjutnya Drumband Sekar jagad SMP Negeri 9 Surakarta. Drumband Jitos Suara Adikara SMP Negeri 1 Kartosuro. Nusa dwipa Drumband Pondok pesantren MTA. Marching band Gema Taruna SMK Negeri 2 Sragen dan diakhiri
Marching band Nurul Huda Sragen.