Menjadi Diri Sendiri di Tengah Dunia yang Gemar Menilai—Berani Tidak Disukai
Arneta Kirania
0:00 / 0:00
Menjadi Diri Sendiri di Tengah Dunia yang Gemar Menilai—Berani Tidak Disukai
6 просмотров · 3 дня назад
Arneta Kirania
6 просмотров · 3 дня назад
Pernahkah kamu merasa lelah hanya karena berusaha memenuhi ekspektasi semua orang? Buku "Berani Tidak Disukai" karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga menghadirkan sudut pandang baru yang membebaskan. Berbasis ajaran psikologi Alfred Adler, buku ini dikemas unik melalui dialog filsuf dan seorang pemuda.
Buku ini menegaskan bahwa masa lalu atau trauma sama sekali tidak menentukan masa depan kita. Setiap individu memiliki kendali penuh untuk berubah saat ini juga. Salah satu pemikiran paling mencerahkan di dalamnya adalah konsep Pemisahan Tugas. Cara kita menjalani hidup adalah tugas kita, sedangkan bagaimana orang lain menilai kita adalah tugas mereka. Mengorbankan kebahagiaan sendiri demi validasi orang lain hanyalah bentuk pengha9mbaan yang melelahkan.
Kebebasan sejati justru hadir saat kita memiliki keberanian untuk tidak disukai. Kita diajak fokus pada momen saat ini, bukan meratapi masa lalu atau mencemaskan masa depan. Kunci kebahagiaan menurut buku ini sangatlah mulia: penerimaan diri dan kontribusi nyata bagi sesama tanpa mengharapkan pujian.
Buku ini bukan sekadar bacaan, melainkan panduan praktis untuk mengambil alih kendali atas hidup dan kebahagiaanmu sendiri.
#LombaResensiDAKNF2026,
#Disperkakabmojokerto,
#GerakanIndonesia Membaca,
#PerpustakaanNasional,
#PerpustakaanHadir Demi MartabatBangsa