KARHUTLA! Mahasiswa Tantang Pemerintah Berkantor di Kalteng, Ini Kata BAKOM RI
KOMPASTV JAWA BARAT
0:00 / 0:00
KARHUTLA! Mahasiswa Tantang Pemerintah Berkantor di Kalteng, Ini Kata BAKOM RI
2 801 просмотр · 3 дн. назад
KOMPASTV JAWA BARAT
518 тыс. подписчиков
2 801 просмотр · 3 дн. назад
#palangkaraya #kebakaran #karhutla
BANDUNG, KOMPAS.TV - Kebakaran lahan gambut kembali membesar di Jalan Mahir Lingkar Luar, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Asap pekat nyaris menutupi ruas jalan dan membuat jarak pandang pengendara semakin terbatas.
Kebakaran telah berlangsung selama dua hari terakhir. Petugas kesulitan memadamkan api karena kekurangan sumber air. Angin kencang juga membuat api membesar dan asap semakin tebal. Pemerintah Kota Palangka Raya berupaya menambah tangki air dan personel pengamanan. Warga diimbau menyalakan lampu kendaraan saat melintas untuk mencegah kecelakaan.
Di tengah kondisi tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Palangka Raya meminta pemerintah pusat berkantor di Kalimantan Tengah agar turut merasakan dampak kabut asap akibat karhutla yang telah dihirup warga selama lebih dari tiga bulan. Mahasiswa menilai kesehatan dan pendapatan warga terus menurun serta meminta pemerintah lebih cepat tanggap.
Bagaimana harapan mahasiswa ini dapat menjawab kebutuhan warga terdampak untuk kembali menghirup udara bersih dan terbebas dari ancaman api? Kita bahas bersama Presiden Mahasiswa BEM Universitas Palangka Raya, Jales Veva Jaya Mahe, dan Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Dicky Anindya.
Untuk lebih tahu berita terupdate seputar Jawa Barat,
bisa klink link di bawah:
IG: https: / kompastvjabar
Youtube: / kompastvjawabarat
Twitter: / kompastv_jabar
TikTok: https://www.tiktok.com/kompastvjabar