Перейти к содержимому

Virtual Reality 360 Perjalanan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta

Diary Malik Si Bocah Tamvan

0:00 / 0:00

Virtual Reality 360 Perjalanan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta

14 134 просмотра · 4 г. назад
Diary Malik Si Bocah Tamvan
1,1 тыс. подписчиков
14 134 просмотра · 4 г. назад
Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta (bahasa Inggris: Soekarno–Hatta International Airport) (IATA: CGK, ICAO: WIII) disingkat SHIA atau Soetta, sebelumnya secara hukum disebut Bandar Udara Cengkareng Jakarta (bahasa Inggris: Jakarta Cengkareng Airport) (dengan IATA penunjuk "CGK"), merupakan sebuah bandar udara utama yang melayani penerbangan untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Bandar udara ini diberi nama sesuai dengan nama dwitunggal tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia, Soekarno dan Mohammad Hatta, yang sekaligus merupakan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pertama. Nama populer dalam masyarakat adalah Bandara Cengkareng oleh karena berdekatan dengan wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, meskipun secara geografis berada di Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten. Ini tecermin pula dalam kode IATA untuk bandar udara ini yang menggunakan kode CGK. Bandara ini mulai beroperasi di dalam negeri pada 1 Mei 1985 menggantikan Bandara Internasional Kemayoran yang kelebihan kapasitas. Bandara ini diperluas pada tahun 1991 untuk menggantikan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma untuk penerbangan internasional, yang masih melayani penerbangan domestik charter, VIP, swasta, dan dibuka kembali sebagai bandara komersial kedua untuk penerbangan domestik untuk mengurangi tekanan atas bandara Soekarno-Hatta yang saat ini kelebihan kapasitas. Bandara ini melayani 66,9 juta penumpang pada tahun 2018, menduduki peringkat ke- 18 bandara tersibuk di dunia oleh Airports Council International, dan tersibuk di Asia Tenggara. Dalam beberapa tahun terakhir, bandara ini telah menerima banyak penghargaan dan pengakuan.