Tergeser Jalur Domisili SPMB SMP Negeri Kota Surabaya, Orang Tua Keluhkan Tak Mampu Sekolahkan Anak
TribunJatim Official
0:00 / 0:00
Tergeser Jalur Domisili SPMB SMP Negeri Kota Surabaya, Orang Tua Keluhkan Tak Mampu Sekolahkan Anak
4 321 просмотр · Трансляция закончилась 1 год назад
TribunJatim Official
3,4 млн подписчиков
4 321 просмотр · Трансляция закончилась 1 год назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
VP : Bimo Bagaswara
HOST : Cindy Dinda
REP : Sulvi Soviana
TRIBUNJATIM.COM - Sejumlah orang tua di Surabaya mengaku bingung dan khawatir setelah anak-anak mereka tergeser dari Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Kota Surabaya melalui jalur domisili.
Mereka mengeluhkan keterbatasan informasi dari sekolah asal tentang proses SPMB dan mahalnya biaya masuk sekolah swasta.
Nurul (38), warga Gading, mengalami hal ini saat mendaftarkan anaknya ke SMPN 9 dan SMPN 18. Rumahnya berjarak sekitar 1.200 meter dari SMPN 9 dan 1.600 meter dari SMPN 18.
Nurul menuturkan, keluarganya tidak tergolong miskin secara administratif, sehingga tidak berhak mendapat bantuan pendidikan untuk keluarga miskin.
Sementara untuk menyekolahkan anaknya di sekolah swasta, ia merasa terbebani secara finansial.
Website https://jatim.tribunnews.com/
Twitter / tribunjatim
Facebook / tribunnewsjatim
Instagram / tribun_jatim
#tribunjatim #matalokalmenjangkauindonesia