Sejarah Sang Naualuh Damanik, Raja Muslim Pendiri Kota Pematang Siantar
Arsip Nusantara
0:00 / 0:00
Sejarah Sang Naualuh Damanik, Raja Muslim Pendiri Kota Pematang Siantar
47 817 просмотров · 9 лет назад
Arsip Nusantara
71,2 тыс. подписчиков
47 817 просмотров · 9 лет назад
Raja Sang Naualuh Damanik (1857-1914) tak bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Beliau adalah raja yang memerintah Kerajaan Siantar pada tahun 1882-1904. Beliau merupakan Raja ke 14 dari Dinasti Siantar 1350-1904.
Semasa hidupnya, Sang Naualuh Damanik keras menentang kolonialisme Belanda di daerahnya, baik secara fisik maupun politik. Beliau menolak menandatangani “Kortb Verklaring” semacam akta takluk yang harus diteken oleh daerah jajahan. Belanda kemudian menangkap Sang Naualuh Damanik lalu membuangnya ke Bengkalis Riau hingga sang raja wafat di sana tahun 1914. Di tanah pembuangan, rakyat Bengkalis sangat menghormatinya. Meski dimakamkan di Bengkalis, sebagai penghormatan baginya juga dibangunkan sebuah makam di Kota Pematang Siantar untuk mengenang jasanya sebagai pahlawan dari Kota Siantar.
Sang Naualuh adalah seorang muslim yang taat. Di prasasti makamnya ditulis, “beliau sebagai pelopor, penganut dan pelindung agama Islam di Siantar”. Selain itu juga dikenal sebagai perintis pembangunan Kota pematang Siantar, Sumatera Utara.
Kota Siantar menjadi salah satu destinasi wisata di Sumatera Utara. Berbagai oleh-oleh khas daerah ini juga tersedia.
Video sejarah lainnya tentang kota Pematang Siantar.
7 Bangunan Tua Tempo Doeloe di Pematang Siantar | Wisata Sejarah
• 7 Bangunan Tua Tempo Doeloe di Pematang Si...
Kebun Binatang Siantar Peninggalan Belanda
• Koleksi Hewan di Kebun Binatang Tertua Sum...
Sejarah Pabrik Soda Badak, Minuman Berkarbonasi Legendaris dari Pematang Siantar
• Di balik Botol Soda Cap Badak, Begini Pros...
Sejarah Becak Motor Antik (BSA) Siantar Bersama Presiden BOM'S Erizal Ginting
• Sejarah Becak Motor Antik (BSA) Siantar Be...