Jelaga KALTIM
ARMAN ART SMANDALU SMART
0:00 / 0:00
Jelaga KALTIM
89 просмотров · 10 дней назад
ARMAN ART SMANDALU SMART
166 подписчиков
89 просмотров · 10 дней назад
JELAGA KALTIM
Api tidak selalu lahir dari satu tangan.
Kadang ia berawal dari ambisi,
ketika hutan dipandang hanya sebagai angka,
tanah dihitung sebagai keuntungan,
dan alam perlahan kehilangan nilai di mata manusia.
Namun di sisi lain,
ada mereka yang hidup dalam keterbatasan.
Rakyat kecil yang menggantungkan hidup dari sebidang tanah,
yang harus memilih antara bertahan hidup
atau mempertahankan hutan yang semakin jauh dari jangkauan mereka.
Ketika kepentingan bertemu dengan kesulitan,
api menjadi jalan yang dianggap paling mudah.
Sedikit demi sedikit lahan dibuka,
semak dibakar, hutan terluka,
dan asap mulai mengembara ke langit Kalimantan.
Tetapi api tidak pernah mengenal siapa yang kaya dan siapa yang miskin.
Asap tidak memilih rumah siapa yang akan diselimuti.
Anak-anak menghirup udara yang sama.
Orang tua menatap langit yang sama.
Dan bumi menerima luka yang sama.
Di balik hitamnya jelaga,
ada hutan yang pernah hijau.
Ada satwa yang kehilangan rumah.
Ada udara yang kehilangan kejernihan.
Ada kehidupan yang perlahan dipaksa membayar
atas kesalahan manusia.
Jelaga KALTIM bukan sekadar cerita tentang api.
Ia adalah cermin tentang keserakahan dan kebutuhan,
tentang manusia yang kadang terdesak keadaan,
tentang mereka yang mengejar keuntungan,
dan tentang alam yang tidak pernah mampu membela dirinya sendiri.
Maka sebelum api kembali dinyalakan,
mungkin kita perlu bertanya kepada hati:
Berapa banyak hutan yang harus hilang
agar kita sadar bahwa keuntungan tidak akan pernah menggantikan kehidupan?
Dan kepada mereka yang hidup dalam kesulitan,
semoga selalu ada jalan lain selain membakar.
Kepada mereka yang memiliki kekuasaan dan keuntungan,
semoga kerakusan tidak mengalahkan kepedulian.
Karena Kaltim bukan hanya tanah untuk dimiliki.
Kaltim adalah rumah untuk diwariskan.
Jangan biarkan yang tersisa dari hutan kita
hanyalah jelaga.
JELAGA KALTIM —
sebuah lagu tentang api, manusia, dan harapan agar bumi kembali bernapas.