
Идёт прямой эфир
Трансляции Youvio пока не открывает — они идут другим способом доставки, чем обычные видео. Записи завершённых эфиров и остальные ролики работают как всегда.
🔴AS Kalah Sebelum Perang! IRGC Gagalkan Operasi Darat Trump di Perbatasan Iran, 7000 Pasukan Mundur
В эфиреСейчас смотрят: 85 · Трансляция началась 4 окт. 2026 г.
Tribun Jambi
1,06 млн подписчиков
Сейчас смотрят: 85 · Трансляция началась 4 окт. 2026 г.
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Pasukan Angkatan Darat Iran menggagalkan peluang AS melancarkan invasi darat di perbatasan Teheran.
Klaim tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Angkatan Darat, Brigadir Jenderal Mohammad Akrami-Nia.
Akrami menegaskan bahwa AS gagal mengerahkan unit-unit elit dan brigade nya di sepanjang perbatasan.
"Pasukan elite dan brigade dari Angkatan Darat, dengan melakukan pengerahan di sepanjang perbatasan, telah menutup peluang pihak Amerika untuk melakukan invasi darat, dan hingga hari ini mereka masih bertahan di posisi masing-masing dengan semangat tinggi," ujar Akrami-Nia dalam wawancara dengan Kantor Berita Fars pada Sabtu (3/10/2026).
Akrami-Nia menegakan, pasukannya lebih dulu bergerak sebelum AS berhasil mendapatkan peluang melakukan serangan darat.
Dalam upaya meningkatkan tensi perang di Timur Tengah, AS diketahui mengerahkan gugus tempur kapal induk ketiganya ke perairan Timur Tengah dekat Iran.
Ribuan tentara tambahan juga sedang dalam perjalanan menuju kawasan tersebut.
Seorang pejabat AS menyebut, gugus tempur kapal Induk USS Theodore Roosevelt meninggalkan San Diego dengan membawa lebih dari 2.000 personel marinir.
The Wall Street Journal melaporkan bahwa pengerahan gugus tempur dan kekuatan angkatan laut tersebut dapat melibatkan tambahan total 9.000 hingga 10.000 personel militer AS.
AS juga dilaporkan telah mengerahkan lebih dari 120 pesawat ke kawasan tersebut sejak awal Februari.
Ini merupakan peningkatan terbesar kekuatan udara AS di Timur Tengah sejak Perang Irak tahun 2003.
Dalam wawancara pada Kamis (1/10/2026), Presiden AS Donald Trump juga memberikan isyarat akan melancarkan serangan bom pada Iran.
Hanya saja, belum ada bukti jelas soal rencana serangan AS lantaran Iran telah bersiaga dan bergerak lebih dulu sebelum AS siap melakukan serangan mereka.
Program: Kabar Internasional
Operator: Endi
Sumber: Tribunnews
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJambi.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:
YouTube: / / @tribunjambi_official
Facebook: / tribunjambifanspage
Instagram: / / tribunjambi
Twitter/X: / https://x.com/tribunjambiku