Перейти к содержимому

NGERI!!! PESUGIHAN WARUNG NASI UDUK DI JAKARTA,SUPIR ANGKOT DAPAT GILIRAN JADI TUMBAL SETAHUN SEKALI

Nuansa Redup

0:00 / 0:00

NGERI!!! PESUGIHAN WARUNG NASI UDUK DI JAKARTA,SUPIR ANGKOT DAPAT GILIRAN JADI TUMBAL SETAHUN SEKALI

858 просмотров · 4 дня назад
Nuansa Redup
293 подписчика
858 просмотров · 4 дня назад
PESUGIHAN WARUNG NASI UDUK DI JAKARTA,SUPIR ANGKOT DAPAT GILIRAN JADI TUMBAL SETAHUN SEKALI Pada tahun 1997, di sebuah gang sempit kawasan **Jatinegara, Jakarta Timur**, berdiri warung nasi uduk sederhana milik **Weningrum**, perempuan berusia 38 tahun yang terkenal dengan nasi uduknya yang gurih dan selalu habis sebelum tengah malam. Dalam beberapa bulan, warung itu mendadak berubah menjadi sangat ramai. Dagangan yang biasanya hanya laku belasan bungkus kini bisa menghasilkan uang berlipat-lipat setiap malam. Namun, ada sesuatu yang janggal. Setiap satu tahun sekali, tepat menjelang malam Jumat Kliwon, seorang *supir angkot* yang sering mangkal tidak jauh dari warung tersebut selalu menghilang. Anehnya, para sopir lain seolah tidak pernah membicarakannya. Mereka hanya mengatakan bahwa orang yang mendapat "giliran" harus meninggalkan angkotnya semalam penuh. Seorang supir angkot bernama **Sabrang Wicaksana**, 32 tahun, mulai curiga ketika melihat sebuah buku catatan tua tersembunyi di gudang warung. Di dalamnya terdapat daftar nama para supir angkot dari tahun-tahun sebelumnya. Di samping setiap nama terdapat tanggal kematian yang berbeda-beda. Sabrang kemudian mengetahui rahasia mengerikan: *warung nasi uduk itu berdiri di atas perjanjian pesugihan yang dilakukan bertahun-tahun sebelumnya.* Kekayaan yang mengalir deras ke warung tersebut memiliki harga—setiap tahun harus ada satu supir angkot yang dijadikan tumbal. Masalah semakin mengerikan ketika Sabrang menemukan namanya sendiri tercatat sebagai **tumbal berikutnya**. Yang membuatnya semakin ketakutan, pemilik warung bukan satu-satunya orang yang terlibat. Beberapa orang di pangkalan angkot ternyata mengetahui ritual tersebut dan sengaja merahasiakannya demi menjaga keselamatan mereka sendiri. Kini Sabrang harus mencari tahu siapa yang menentukan giliran tumbal sebelum malam yang telah ditentukan tiba. Namun semakin ia menyelidiki, semakin banyak kejadian gaib muncul di sekitar pangkalan angkot—suara mesin angkot yang menyala sendiri tengah malam, penumpang tanpa wajah yang naik dari jalan sepi, dan bau nasi uduk yang tiba-tiba tercium dari dalam angkot kosong. *Sementara itu, Weningrum mulai menyadari bahwa Sabrang telah mengetahui rahasia pesugihan mereka. Dan kali ini, tumbal yang seharusnya hanya datang setiap tahun mungkin harus dipercepat.* #TumbalPesugihan #Tumbal #Pesugihan #CeritaHorror #Mistery #Mistis #Tumbal #Pesugihan #nuansaredup