Перейти к содержимому

Emotional Intelligence: The Power of Emphaty | Project Video UTS Penalaran Reflektif, Kelompok 2

grcrh

0:00 / 0:00

Emotional Intelligence: The Power of Emphaty | Project Video UTS Penalaran Reflektif, Kelompok 2

242 просмотра · 2 нед. назад
grcrh
4 подписчика
242 просмотра · 2 нед. назад
Nama Anggota: 1. Agnes Mooy (01174260027) 2. Alikha Fitrotul Mar'ah (01174260004) 3. Alikha Intania Putri (01174260014) 4. Arnelsion Jorang Preslin (01174260024) 5. Citra Kamesa Br Purba (01174260025) 6. Delya Afifah (01174260005) 7. Devi Ardelia Septiami (01174260009) 8. Dinda Setyawati Iswan (01174260003) 9. Elita Ela Selviana (01174260019) 10. Ellsa Malona Sihombing (01174260026) 11. Gracelin Stephanie Dahoklory (01174260028) 12. Grace Trivosa Rihi (01174260012) 13. Maria Inviolata Denita Queentania (01174260021) 14. Sundari Rizqi (01174260015) Kecerdasan emosional tidak kalah penting dari kecerdasan intelektual (IQ). Seseorang mungkin memiliki kemampuan akademik yang tinggi, tetapi tetap mengalami kesulitan dalam kehidupan sosial apabila tidak mampu mengendalikan emosi, memahami orang lain, atau berkomunikasi dengan baik. EI membantu seseorang menghadapi tekanan, mengambil keputusan dengan lebih bijak, menyelesaikan konflik, dan membangun hubungan yang sehat. Ada lima aspek utama kecerdasan emosional: Komponen dasar emosi dibagi menjadi 2 kategori • Kategori 1, Personal Competence (kemampuan memahami diri sendiri) yang terdiri dari, self awarenes, self management, dan motivation • Kategori 2, Social Competence (kemampuan mengelola hubungan dengan orang lain) yang terdiri dari Empathy, dan Social skills. Manfaat menguasai kecerdasan emosional 1. Membentuk relasi intim bagi orang2 disekitar kita 2. Membantu terwujudnya kerja sama yang baik 3. Menghadirkan keterbukaan dan kepercayaan antarsesama 4. Membuka ruang berpikir dan berperilaku yang tepat