Перейти к содержимому

BANJIR LAHAR SEMERU TERJANG LUMAJANG, TANGGUL JEBOL DAN AKSES JALAN ANTAR DESA TERPUTUS !

Tribun Singkawang

0:00 / 0:00

BANJIR LAHAR SEMERU TERJANG LUMAJANG, TANGGUL JEBOL DAN AKSES JALAN ANTAR DESA TERPUTUS !

14 274 просмотра · 1 дн. назад
Tribun Singkawang
3,69 млн подписчиков
14 274 просмотра · 1 дн. назад
Banjir lahar dingin Gunung Semeru menyebabkan tanggul di Desa Pororejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, jebol, pada Senin (2/11/2026) pagi. Peristiwa yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.40 waktu setempat itu dipicu hujan deras yang kemudian meningkatkan debit air di sejumlah daerah aliran sungai (DAS). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi, mengatakan tanggul yang jebol berada di bagian hilir DAS Semeru dari Sungai Glidik. Lokasi tersebut berada di kawasan perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang. "Memang dampak jebolnya tanggul tersebut tidak ada akses kepada warga. Tapi kami tetap siaga karena tidak menutup kemungkinan adanya bencana," ujarnya, Senin, dilansir dari TribunJatim. Akses Jalan Pororejo-Kaliwuling Terputus Selain tanggul jebol, banjir lahar di DAS Glidik juga memutus akses jalan dari Pororejo menuju Dusun Tamansari, Desa Kaliwuling, Kecamatan Tempursari. Kata Yudhi, banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan Gunung Semeru. Aliran air membawa material vulkanik hingga menggerus tanggul. "Namun aktivitas Gunung Semeru tidak ada peningkatan," imbuhnya. BPBD Lumajang pun masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir lahar susulan, terutama apabila hujan deras kembali mengguyur kawasan Gunung Semeru. Yudhi mengimbau masyarakat, khususnya para penambang pasir yang beraktivitas di daerah aliran sungai Semeru, untuk menghentikan sementara kegiatan mereka demi menghindari risiko keselamatan. "Imbauan kepada masyarakat khususnya penambangan di kawasan DAS Semeru untuk tidak melakukan aktivitas sementara. Karena tidak menutup kemungkinan adanya susulan banjir lahar," pungkasnya. Getaran Banjir Lahar Semeru Terekam 6 Jam Pos Pengamatan Gunung Semeru juga mencatat satu kali gempa getaran banjir dengan durasi enam jam dalam periode pengamatan pada Senin (2/11/2026) pukul 00.00-06.00 WIB. "Pada periode pengamatan Senin pukul 00.00-06.00 WIB tercatat satu kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 65 mm dan lama gempa 21.600 detik atau enam jam," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Agastya Rajendra, Senin, dilansir dari Antara. Selain getaran banjir, aktivitas kegempaan Semeru selama periode tersebut mencakup satu kali gempa guguran dengan amplitudo 6 mm dan durasi 115 detik. Petugas juga mencatat 14 kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 10-25 mm dan durasi 31-153 detik. "Pengamatan secara visual, Gunung Semeru tertutup kabut dan asap kawah tidak teramati, kemudian cuaca hujan, angin lemah ke arah barat dan barat laut, serta suhu udara sekitar 19-21 derajat Celcius," tuturnya. #gunungsemeru #lahardingin #banjirlahardingin #semeru #lumajang #jatim #jawatimur #tempursari #pronojiwo #jatiroto #bpbdjatim #pvmbg #statussemerusiaga #bencanalumajang #beritaterkini Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/ Simak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi... Program: - Host: - Editor Video: govinda Uploader: - Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Follow us: Instagram:   / tribunsingkawangofficial   Facebook:   / tribunsingkawangupdate   Twitter:   / tribunpontianak   TikTok:   / tribunsingkawang   Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.