Перейти к содержимому

"Rahim Cahaya" #curahanhati #narasihati #sightseeing

Dewianjar

0:00 / 0:00

"Rahim Cahaya" #curahanhati #narasihati #sightseeing

16 просмотров · 2 недели назад
Dewianjar
44 подписчика
16 просмотров · 2 недели назад
[Verse 1] Dari rahimmu kehidupan bermula Dari kasihmu tumbuh segala asa Kau lembut bukan berarti tak berdaya Kau tegar tanpa kehilangan jiwa [Verse 2] Takhta dan mahkota pernah lahir darinya Sejarah menulis nama lewat langkahnya Pena menjadi pedang ketika zamannya Doa menjadi kekuatan dalam diamnya [Pre-Chorus] Jangan ukur harga dari rupa semata Jangan timbang mulia dari harta dunia Sebab cahaya tak meminta siapa yang punya Ia menyala karena tahu dari mana berasalnya [Chorus] Wahai perempuan, kenalilah cahaya Jangan serahkan harga pada mata dunia Kau bukan bayang-bayang dari siapa-siapa Kau punya jalan, kau punya jiwa [Verse 3] Boleh kau lembut, boleh kau perkasa Boleh memimpin tanpa kehilangan cinta Sebab kuat dan lembut bukan dua perkara Keduanya hidup dalam satu jiwa wanita [Bridge] Ibu pertiwi, ibu kehidupan Dari rahimmu lahir peradaban Namun setinggi apa pun kemuliaan Di hadapan Tuhan, kita tetap seorang hamba yang pulang [Final Chorus] Bangkitlah perempuan, pulihkan cahaya Jangan biarkan dunia menukar harganya Cantik bukan sekadar lekuk dan rupa Mulia ketika hati mengenal Tuhannya [Outro] Jika dunia bertanya siapa dirimu Tak perlu menjawab dengan ribuan kata itu Cukup berjalan menjaga nuranimu Karena Tuhan tahu siapa dirimu