Tjandrawidjaja - Fatamorgana
TJANDRAWIDJAJA
0:00 / 0:00
Tjandrawidjaja - Fatamorgana
87 просмотров · 11 дней назад
TJANDRAWIDJAJA
4 подписчика
87 просмотров · 11 дней назад
Lagu ini terinspirasi dari penulis yang dianugerahi bipolar disorder, bagi para penyintas mental disorder janganlah bersedih, mari kita rayakan anugerah ini :)
Verse 1
Pagi ini langit begitu ramah
Sapa matahari di balik rumah
Musim semi mulai mekar dalam fana
Seakan sanggup menggenggam dunia
Membawa arah yang kukira nyata
Verse 2
Tiba-tiba petang datang tanpa mengetuk pintu
Arah angin berputar, mendadak tak tentu
Langit debu, hanyalah kelabu
Musim semi yang kurasa hanyalah musim semu
Bunga harapan jatuh lagi bersamaku
Entahlah yang nyata hanyalah semu bagiku
Chorus
Mengapa cuaca dalam kepala
suka aku dalam keadaan tersiksa
kemarau yang dingin, hujan yang panas
neraka yang dingin, surga yang panas
bagiku kiamat sudah berada di kepala
Verse 3
siapa bilang aku tak konsisten
hanya saja aku senang absen
agar orang tahu aku tidak punya satu pun sen
eureka!! kita hanya manusia satu persen
Ternyata itulah yang dimaksud Albert Enstein
Chorus
Mengapa suara dalam kepala
tampak tertawa mendengarku tersiksa
kemarau yang dingin, hujan yang panas
neraka yang dingin, surga yang panas
bagiku kiamat sudah berada di kepala
Bridge
Aku lelah terus-menerus bersiap
Untuk musim yang berganti dalam sekejap
Apakah ada pelabuhan yang tenang?
Outro
(Musik perlahan mengecil / Fade out)
emosi dan logika
minyak dan air
romeo dan juliet
manic dan depressed
dulu, sekarang, dan nanti