Перейти к содержимому

🔴LIVE: Absen Hadiri Rakornas TPAKD bersama Presiden, KDM Bertolak Tangani Kebakaran Gunung Ciremai

Tribunnews

0:00 / 0:00

🔴LIVE: Absen Hadiri Rakornas TPAKD bersama Presiden, KDM Bertolak Tangani Kebakaran Gunung Ciremai

17 158 просмотров · Трансляция закончилась 1 день назад
Tribunnews
15,7 млн подписчиков
17 158 просмотров · Трансляция закончилась 1 день назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM tidak menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (22/10/2026). Di tengah agenda tersebut, Dedi justru bertolak menuju kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, untuk memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (22/10/2026), Dedi menyampaikan bahwa dirinya sedang dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran. Ia meminta doa masyarakat agar api segera dapat dipadamkan. Dedi berharap tim gabungan yang bertugas di lapangan dapat bekerja secara optimal sehingga kebakaran tidak berlangsung lama. Ia juga mengakui bahwa pemadaman api di kawasan pegunungan memiliki tantangan tersendiri. Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto sempat menanyakan keberadaan Dedi Mulyadi saat membuka Rakornas TPAKD di JIEXPO, Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah kepala daerah hadir, mulai dari gubernur hingga bupati dan wali kota. Namun, Jawa Barat diwakili oleh Wakil Gubernur Erwan Setiawan. Saat menyapa para kepala daerah yang hadir, Prabowo pun menanyakan ketidakhadiran Dedi. Pertanyaan tersebut disambut tawa peserta. Prabowo kemudian menduga Dedi tengah disibukkan dengan pekerjaan di daerahnya. Prabowo juga memahami bahwa kepala daerah yang tidak menghadiri kegiatan tersebut kemungkinan memiliki agenda pekerjaan di wilayah masing-masing. Sebagai informasi, kebakaran di kawasan Gunung Ciremai dilaporkan terdeteksi pada Rabu (21/10/2026) malam. Berdasarkan keterangan Koordinator Urusan Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan Balai TNGC, Eska Nata Suryana, titik api terpantau di Grid 15 M Resor Pasawahan, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Kuningan, sekitar pukul 20.44 WIB. Hingga Kamis pagi, api masih terlihat menyala di lokasi tersebut. Tim gabungan dari Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) TNGC bersama masyarakat sekitar kemudian bergerak untuk melakukan pemadaman dan mengamankan kawasan hutan. Sementara itu, berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jawa Barat, kebakaran juga terjadi di Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (21/10/2026). Kebakaran di Desa Pasayangan melanda lahan bambu seluas sekitar dua hektare, dengan sekitar 1,5 hektare di antaranya dilaporkan terbakar. Adapun luas area terdampak di kawasan hutan Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, masih dalam pendataan. Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Kabupaten Kuningan, Balai TNGC, petugas pemadam kebakaran, dan Satpol PP Kabupaten Kuningan. Hingga kini, penyebab kebakaran di kawasan Gunung Ciremai belum diketahui secara pasti. Pendataan luas area terdampak juga masih berlangsung. Dedi turut mengingatkan masyarakat agar tidak membakar ilalang untuk keperluan pertanian maupun aktivitas lainnya. Menurutnya, cuaca terik dan hujan yang belum turun secara merata dapat meningkatkan risiko kebakaran. (Tribun-Video.com/Tribunjabar.id) Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kebakaran Gunung Ciremai Meluas Dedi Mulyadi Bertolak Pimpin Pemadaman Langsung, https://jabar.tribunnews.com/jabar-re.... Program: Live Tribunnews Update Host: Putri Dwi Arrini Editor Video: Aditya Wisnu Wardana Uploader : Firdaus Suryo Utomo #BreakingNews #KangDediMulyadi #KDM #GunungCiremai #Karhutla #BeritaJabar #BeritaPolitik #BeritaTerkini #BeritaViral