Перейти к содержимому

Fragmentari "Amukti Jayaning Singasana"

Sanwerta

0:00 / 0:00

Fragmentari "Amukti Jayaning Singasana"

414 просмотров · 7 дней назад
Sanwerta
187 подписчиков
414 просмотров · 7 дней назад
Kisah menegaskan wibawa Raja Tabanan yang bergelar Nateng Singasana sebagai pemimpin yang kuat dalam mempertahankan kekuasaan Raja Gelgel atas Raja Sasak yang memberontak terhadap pemerintahan Raja Gelgel di Bali. Di perintahnya Nateng Singasana untuk menaklukan Kebo Mundar diawali dengan kekalahan Arya Telabah yang telah melarikan diri dari medan pertempuran melawan Kebo Mundar dan meninggalkan pasukannya. Atas peristiwa tersebut pikiran Nateng Singasana merasa sangat kacau, cemas dan ragu untuk bisa memenangkan pertempuran melawan Kebo Mundar. Jiwanya pun merasa tertekan karena kesaktian Kebo Mundar yang tidak tertandingi. Namun berkat tekad yang kuat demi kesetiaanya kepada Raja Gelgel dan sebelum berperang Nateng Singasana memutuskan untuk melaksanakan Tapa Yoga ke Pura Batukaru bersama para prajuritnya, untuk memohon penyucian pikiran senantiasa Jiwa Sidha Parisudha. Berkat Tapa Yoga tersebut Nateng Singasana mendapat petunjuk dan kesucian pikiran dan didasari dengan ketenangan jiwa pada akhirnya Nateng Singasana berhasil menaklukkan Kebo Mundar dan meraih kemenangan. Sehingga tercapai kejayaan dalam peperangan, "AMUKTI JAYANING SINGASANA". • Penanggung Jawab: Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.Μ. dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan. • Koordinator: I Gede Yudana, S.Sn, M.Sn • Konseptor: I Wayan Juana Adi Saputra, S.Sn, M.Fil. H • Penata Tari: I Made Adhi Wiguna, S.Sn, M.Sn dan I Gusti Ngurah Junia Pradana, S.Sn • Penata Tabuh: I Gede Yudana, S.Sn, M.Sn dan I Putu Purwwangsa Nagara, S.Sn • Penata Gerong: I Putu Agus Meli Artawan, S.Sn • Penyaji: Sanggar Seni Shanti Werdhi Gita • Support By: Yowana Dharma Stiti Desa Adat Surabrata • Gamelan By: Sanggar Tapak Dara Dan Sanggar Cepaka Kuning • Recording By: Citranala • Mixing & Mastering by: Janu Janardhana