Перейти к содержимому

SDN CANDIJATI 02 | LOMBA BERTUTUR KATA | KEYSHA GRIESELDA AVERINA | KELAS 4

SDN CANDIJATI 02

0:00 / 0:00

SDN CANDIJATI 02 | LOMBA BERTUTUR KATA | KEYSHA GRIESELDA AVERINA | KELAS 4

146 просмотров · 2 недели назад
SDN CANDIJATI 02
272 подписчика
146 просмотров · 2 недели назад
#dispusipJember Penampilan memukau “KEYSHA GRIESELDA AVERINA” membawakan Cerita “Legenda Watu Ulo” Hallo sobat Canda! Terima kasih banyak atas doa dan dukungan dari teman-teman semua, keluarga, serta pihak panitia dan dewan juri penyelenggara. SINOPSIS LEGENDA WATU ULO Pada sekitar abad ke-6, Raja Mayang Kusuma dari kerajaan Mataram terpaksa melarikan diri ke hutan akibat pemberontakan dan akhirnya bertapa di Telaga Sarangan untuk memulihkan tenaganya. Di tempat lainnya, yaitu di kerajaan Suksma Ilang, Putri Dewi Nagasari menerima lamaran dari Raja Nila Taksaka asal kerajaan Nusa Barong dengan satu syarat, yaitu sang raja harus mampu membuka jalan di Hutan Puger. Karena gagal memenuhi syarat dengan tepat waktu, Raja Nila Taksaka akhirnya meminta bantuan pendeta Ki Seger dari Gunung Putih untuk menyelesaikan syarat tersebut. Namun, Putri Nagasari mengetahui kelicikan itu dan justru menaruh hati pada Mayang Kusuma, yang juga sedang berguru kepada Ki Seger di Gunung Putih. Sang putri kemudian melarikan diri untuk meminta perlindungan Mayang Kusuma yang memicu pertempuran sengit antara Mayang Kusuma dan Prabu Nila Taksaka. Setelah sempat mengalami kekalahan, Mayang Kusuma berbekal dua pusaka dari Ki Seger kembali melawan Prabu Nila Taksaka. Prabu Nila taksaka yang terdesak pun mengubah dirinya menjadi ular naga dan lari ke arah laut. Dengan sigap, Mayang Kusuma melepaskan anak panahnya dan menghancurkan kepala naga tersebut. Badan ular jelmaan Prabu Nila Taksaka itu berubah menjadi batu yang kemudian dikenal dengan sebutan Watu Ulo atau batu ular. #Dispusip #LombaBertuturKata #LombaBercerita #StorytellingCompetition #CeritaRakyat #Legenda Watu Ulo #Mendongeng #LombaMendongeng #PelestarianBudaya