Перейти к содержимому

BICARAMU EPS. 13 | MERAWAT CABANG DAN RANTING UNGGULAN

LPCR-PM PP Muhammadiyah

0:00 / 0:00

BICARAMU EPS. 13 | MERAWAT CABANG DAN RANTING UNGGULAN

247 просмотров · 2 месяца назад
LPCR-PM PP Muhammadiyah
19,8 тыс. подписчиков
247 просмотров · 2 месяца назад
BICARAMU EPS.13 | Mempertahankan Keunggulan Cabang & Ranting secara Berkelanjutan Bersama: Dr. Muhammad Hamdi, M.B.A. (Bendahara LPCRPM PP Muhammadiyah; Akademisi dan Praktisi Manajemen UAD) BICARAMU adalah akronim dari "Berbincang Tentang Cabang Ranting Masjid Muhammadiyah" yang diproduksi oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting & Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pada episode ini, BICARAMU berbincang dengan Dr. Muhammad Hamdi tentang strategi mempertahankan dan meningkatkan kualitas cabang serta ranting yang sudah dinyatakan unggul. Dr. Hamdi memaparkan rumusan manajerial sederhana namun kuat 3S: Sistem, Struktur, dan Staf (SDM) sebagai resep agar keunggulan tidak bersifat sementara. Diskusi meliputi cara melembagakan praktik baik, membangun struktur yang kolegial dan adaptif, serta menyiapkan SDM dan generasi muda agar peran tokoh pendiri bisa dilanjutkan tanpa kehilangan performa organisasi. Apa yang dibahas: Konsep 3S (Sistem, Struktur, Staf) sebagai kerangka mempertahankan keunggulan organisasi; sistem yang terdokumentasi penting agar tidak bergantung pada satu tokoh. Sistem: menulis praktik terbaik ke dalam SOP, tata kelola, dan nilai organisasi sehingga siap dipakai penerus. Struktur: membangun organisasi yang menerjemahkan sistem ke dalam peran, tugas pokok, dan fungsi yang jelas serta mekanisme delegasi. Staf/SDM: penguatan kompetensi sesuai tupoksi melalui pelatihan berkala, kaderisasi, dan pemberdayaan praktis. Peran anak muda: target minimal 40% kepengurusan diisi pemuda untuk mendorong inovasi, digitalisasi, dan kelincahan organisasi. Kolektif-kolegial: analogi “sepakbola” untuk menjelaskan pembagian peran, transisi kepemimpinan, dan kesiapan pengganti agar roda organisasi terus berjalan. Tantangan umum: kebergantungan pada tokoh pendiri, zona nyaman pemimpin lama, delegasi yang belum efektif, dan pembiasaan peran anak muda hanya sebagai pendukung teknis. Solusi praktis: pemberdayaan bertahap (empowerment), mentoring oleh tokoh senior, penyusunan SOP, dan kombinasi struktur antara generasi tua dan muda. Cuplikan Isi Episode: “Keunggulan harus dilembagakan; jangan berhenti pada satu tokoh.” pentingnya mendokumentasikan praktik sukses. “3S: sistem, struktur, staf itu resep untuk sustain.” ringkasan inti manajerial yang dipaparkan. “Anak muda perlu ruang dan kepercayaan; yang tua jadi pelatih/mentor.” transisi kepemimpinan yang sehat. “Kolektif-kolegial seperti sepakbola: tiap pemain paham peran, siap saling menggantikan.” gambaran kerja tim yang efektif. Ajakan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah ke LazisMu sebagai bagian dari penguatan sumber daya komunitas. Diproduksi oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah (2026) Video Supported by LazisMu Pusat, Tim Media Suara Muhammadiyah & Tim Media LPCRPM PPM Tonton BICARAMU Episode 13 di LPCRPM Channel YouTube untuk mendengar penjelasan lengkap Dr. Muhammad Hamdi tentang bagaimana memastikan cabang dan ranting unggul tetap berkelanjutan, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.