Перейти к содержимому

PERGURUAN ISLAM MATHALI'UL FALAH LIL BANIN 2 - KAJEN MARGOYOSO PATI

tamm design

0:00 / 0:00

PERGURUAN ISLAM MATHALI'UL FALAH LIL BANIN 2 - KAJEN MARGOYOSO PATI

1 221 просмотр · 2 года назад
tamm design
975 подписчиков
1 221 просмотр · 2 года назад
PIM BANIN 2 Kajen, Margoyoso, Pati Konsep Arsitektur Gedung PIM Banin 2 pada dasarnya merujuk dari Konsep Komplek Gedung PIM Banin 1 yang memiliki 3 langgam arsitektur sekaligus yang pada faktanya memang dibangun bertahap pada era pembangunan yang berbeda. Langgam pertama, identik dengan dengan style arsitektur kolonialisme yang dipengaruhi oleh gaya arsitektur belanda & portugis pada zaman itu yang dibangun pada era penjajahan belanda dan sekitar pasca awal kemerdekaan 1945, style yang terdapat pada gedung MTs PIM Banin 1 yang sering disebut juga oleh siswa sebagai gedung lawang sewu, gedung tertua di Kompleks PIM Banin & memiliki banyak sekali pintu yang menembus antar ruang kelas ke kelas lainnya. Ciri khas yg kita bisa lihat adalah gaya kusen & angin-angin yg identik dg bangunan kuno kolonial, lengkap dengan sentuhan batu padas tempel yang terdapat pada dinding luar area tersebut. Langgam kedua, di era gencar-gencar nya pembangunan dan modernisasi di indonesia Mathali'ul Falah juga mengadopsi style yang sedang hype pada saat itu Kita bisa melihatnya juga pada fase pembangunan di area Gedung PIM Banin 1 area kantor Guru Barat & Gedung² Kelas Area Selatan. Bung karno juga sering menggaungkan pembangunan & modernisasi sebagai citra politik indonesia kepada dunia yang berdampak pada beberapa project strategis negara seperti masjid istiqlal, Gelora Bung Karno, dan gedung² pemerintahan & swasta lain yang dibangun pada era awal pemerintahan itu hampir selalu identik dg langgam minimalism. Diantara ciri dari langgam tersebut adalah beberapa kolom kotak polos yang berjajar & menjulang, garis-garis lurus minim ornamen yang mengedepankan fungsi serta efisiensi. Langgam ketiga, memasuki era milenium tahun 2000-an, Arsitektur Indonesia mulai bergeser dan kembali pada identitas aslinya yang berbasis pada Style Vernakular Tropis dimana Intensitas hujan yang tinggi di musim penghujan dan panas matahari yang cukup menyengat di musim kemarau. Kembali nya Arsitektur Vernakular Tropis menjadi salah satu solusi untuk meminimalisir maintenance yang terdapat pada sambungan² balok & kolom. Kita bisa juga melihatnya pada era pembangunan Gedung PIM Banin 1 sebelah timur, yang mana terdapat bbrp tritisan atap genteng pada setiap lantainya untuk menjaga struktur bangunan dari terpaan tampias hujan & panas matahari. Dari sejarah panjang itulah Gedung PIM Banin 2 diracik & diramu, meleburkan 3 style dalam satu nuansa arsitektur yang tetap mengedepankan keamanan & kenyamanan. Pada dasarnya kita masih mempertahankan Style Vernakular Tropis yang telah ada dan dipadu dengan nuansa kolonial serta modernism minimalism. Data Ruang Adapun luas lahan yang terdapat pada Area komplek PIM Banin 2 adalah sekitar 802m², sedangkan bangunan berdiri di 465m², artinya hanya 58% lahan terbangun dan masih menyisakan 42% lahan tidak terbangun sebagai upaya untuk melestarikan bumi & lingkungan serta mengacu pada Green Architecture. LUAS LAHAN : 802 m² LAHAN TERBANGUN : 465 m² (menggunakan 58% lahan / KDB 42%) LUAS LANTAI : 2.040 m² (Hanya menggunakan KLB 2.0) PERUNTUKAN LAHAN : SARANA PRASARANA GEDUNG PENDIDIKAN KDB : 60% KLB : 2.5 KB : 5 LANTAI KDH : 40% KTB : 55% GSB : ½ X 3m (LEBAR JALAN) = 1.5m Special Mandatory from Bapak Direktur PIM Tim Teknis Pembangunan PIM Bpk Zaim, Bpk Hasyim Tim Perencanaan Arsitektur & Visualisasi TAMM DESIGN Analisis Struktur oleh Bpk Harso, Mas Kafi & Tim (Staff PU Pati)