Omzet Naik 400 Persen saat Haul Habib Ali Al Habsyi di Solo, Pedagang: “Ini Keberkahan Sekali”
Tribunnews
0:00 / 0:00
Omzet Naik 400 Persen saat Haul Habib Ali Al Habsyi di Solo, Pedagang: “Ini Keberkahan Sekali”
3 365 просмотров · 5 часов назад
Tribunnews
15,7 млн подписчиков
3 365 просмотров · 5 часов назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Haul Solo tidak hanya menjadi momen berkumpulnya para jamaah, tetapi juga membawa berkah bagi para pelaku UMKM dan pedagang yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.
Salah satunya dirasakan Kusno, pelaku UMKM yang mengaku telah berjualan di kawasan tersebut sejak 2009.
Kusno mengatakan, pada hari biasa dirinya berjualan mulai selepas magrib hingga pukul 23.00 WIB karena kondisi perekonomian dalam dua tahun terakhir membuat jumlah pembeli menurun.
Menurutnya, situasi tersebut berbeda ketika Haul Solo berlangsung karena aktivitas warga dan jamaah meningkat hingga larut malam bahkan pagi hari.
"Ini ada haul, dua hari ini memang signifikan, hampir 400 persen untuk pendapatan," kata Kusno.
Ia mengatakan, keramaian biasanya mulai terasa setelah tengah malam dan dapat berlangsung hingga pagi.
Kosno yang sehari-hari berjualan wedangan juga menyesuaikan dagangannya dengan kondisi saat haul, termasuk menyediakan makanan yang banyak dicari jamaah seperti pecel dan soto.
Menurut Kosno, peningkatan jumlah pembeli selama haul memberikan dampak besar bagi perekonomiannya.
Ia bahkan memperkirakan pendapatannya masih dapat meningkat hingga 500 persen apabila kondisi fisik memungkinkan untuk berjualan lebih lama.
"Kalau memang ini keberkahan sekali ya, ada haul misalkan setiap hari ada haul seperti ini, wah mungkin semua di masyarakat di sini mungkin juga seperti saya ini, setiap hari harus ikut berperan 24 jam," ujarnya.
Kusno berharap kegiatan seperti Haul Solo dapat berlangsung lebih lama sehingga semakin banyak masyarakat dan pelaku UMKM yang merasakan dampak ekonominya.
"Kalau ke depannya haul-haul ya kalau bisa lebih meningkat lagi. Apabila perlu bukan dua hari, jadi mungkin sampai seminggu, itu pun bisa jadi pasar malam juga ini," katanya.
Hal serupa dirasakan Ilyas, pedagang asal Cianjur yang datang ke Solo untuk berjualan peci dan celana.
Ilyas mengaku telah berada di Solo selama dua hari dan berencana berjualan hingga sore setelah rangkaian kegiatan haul selesai.
Menurutnya, suasana mulai ramai ketika para jamaah berdatangan ke lokasi haul.
"Sampai sekarang sudah habis 100 peci," kata Ilyas.
Ilyas mengaku setiap tahun mengikuti kegiatan haul di Solo maupun Haul Sekumpul di Kalimantan untuk berjualan.
Ia berangkat dari Cianjur sekitar pukul 06.00 WIB dan tiba di Solo sekira pukul 20.00 WIB.
Berbagai jenis peci dijualnya, mulai dari peci Madinah, peci batok, hingga peci bermotif Pakistan dengan harga yang bervariasi.
Untuk penjualan di Solo, Ilyas mengatakan omzet yang diperoleh lebih tinggi dibandingkan hari biasa.
"Kalau jualan di Solo, kemungkinan positif sih, omzetnya lebih gede daripada jualan sehari-hari. Peningkatannya bisa 50 persen," ujarnya.
Ilyas berharap dapat kembali berjualan di Solo pada pelaksanaan haul berikutnya.
Bagi para pedagang, ramainya Haul Solo menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan sekaligus menjadi bagian dari geliat ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung.(*)
Program: Tribunnews Update
Host: Nurma Aisyah
Videografer: Akmal Khoriul Habib, Faiz Fadhilah
Drone Pilot: Faiz Fadhilah
Editor: Faiz Fadhilah
#HaulSolo #HaulSolo2026 #UMKM #PedagangHaul #EkonomiRakyat #KulinerSolo #PedagangPeci #Solo #KotaSolo #JamaahHaul