Menyusuri 2 Kampung Dayak Terpisah 12 KM, tetapi Masih Satu Desa di Pedalaman Kalimantan
WAWAY BARITO и ещё 2
0:00 / 0:00
Menyusuri 2 Kampung Dayak Terpisah 12 KM, tetapi Masih Satu Desa di Pedalaman Kalimantan
3 359 просмотров · 3 часа назад
WAWAY BARITO и ещё 2
3 359 просмотров · 3 часа назад
Perjalanan Waway Barito kali ini berlanjut setelah menyeberangi Sungai Barito dan menempuh perjalanan darat sekitar 25 kilometer menuju Desa Dirung Sararong, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
Desa ini memiliki keunikan yang jarang kita temui. Di dalam satu desa terdapat dua kampung yang terpisah cukup jauh, sekitar 12 kilometer.
Kampung Mantalat, yang dikenal sebagai RT 1, dihuni masyarakat Dayak Bakumpai yang beragama Islam. Sementara itu, Kampung Ulin atau RT 2 dihuni masyarakat Dayak Murung yang menganut agama Hindu Kaharingan.
Kedua kampung ini memiliki kehidupan dan identitas budaya masing-masing, tetapi secara administratif tetap menjadi satu desa, yaitu Desa Dirung Sararong.
Dari Kampung Mantalat menuju Kampung Ulin, perjalanan menggunakan kelotok di sungai memerlukan waktu sekitar 45 menit.
Seperti apa kehidupan masyarakat di kedua kampung ini? Mari kita melihat lebih dekat kehidupan masyarakat Dayak di pedalaman Kalimantan Tengah bersama Waway Barito.
Terima kasih sudah ikut dalam perjalanan ini. Jangan lupa mendukung Waway Barito dengan menonton, menyukai, berkomentar, dan berlangganan agar semakin banyak kehidupan kampung dan budaya lokal Kalimantan yang bisa kita kenal bersama.
#WawayBarito #DayakBakumpai #DayakMurung #DirungSararong #KalimantanTengah #KehidupanKampung