Перейти к содержимому

Kejam! KKB Tembak Wili Mbuik, Rampas HP Lalu Videocall Teror Keluarga Korban: Komunikasi Terakhir

MerdekaDotCom

0:00 / 0:00

Kejam! KKB Tembak Wili Mbuik, Rampas HP Lalu Videocall Teror Keluarga Korban: Komunikasi Terakhir

4 584 просмотра · 18 часов назад
MerdekaDotCom
3,77 млн подписчиков
4 584 просмотра · 18 часов назад
MERDEKA.COM -Kisah tragis Wili Mbuik, warga NTT yang menjadi salah satu dari tiga pegawai negara asal NTT yang dieksekusi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, semakin terungkap. Usai penembakan, ponsel milik Wili justru diambil pelaku dan digunakan untuk melakukan panggilan video (Video Call) kepada keluarga di NTT. Keluarga Wili, DM menuturkan kejadian penembakan itu berlangsung pada Rabu sekitar pukul 03.40 WITA. Sebelum penembakan, KKB sempat mengambil ponsel milik Wili Mbuik. Pelaku bahkan memaksa korban untuk membuka pola kunci gawai tersebut sebelum melakukan eksekusi. Hingga kini, ponsel itu masih dalam keadaan aktif. Dengan ponsel tersebut, KKB kemudian melakukan panggilan video ke nomor keluarga Wili. Dalam percakapan itu, pelaku menyampaikan hendak mengembalikan handphone korban. "Dua kali mereka (KKB) video call. Pertama VC dengan keluarga di Rote Ndao dan kedua VC ke keluarga di Kupang. Dia bilang mau kembali hp nona Wili. Tapi keluarga menjawab agar diserahkan saja kepada pihak TNI/POLRI. Panggilan video sempat direkam dan sekarang tersebar di media sosial," ungkapnya. Wili Mbuik adalah lulusan fakultas pertanian Undana Kupang pada 2023. Ia kemudian berangkat ke Papua mengikuti jejak kakaknya untuk mencari kerja. Ia lalu mengikuti tes CPNS pada tahun 2025 dan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS baru saja terbit pada tahun 2026. Keluarga membantah tuduhan yang disampaikan KKB bahwa Wili dan dua rekannya adalah intelejen aparat. Tuduhan itu dinilai sekadar alasan yang dicari-cari kelompok bersenjata untuk membenarkan perbuatannya. Keluarga juga menyoroti fakta bahwa setiap hari warga pendatang menjadi korban kekerasan di sana, namun seakan dibiarkan tanpa perlindungan yang memadai. ---- #merdekadotcom Produced by https://www.merdeka.com ---- MORE VIDEOS: Youtube ►    / merdekadotcom   Vidio ► https://www.vidio.com/@merdeka WhatsApp Channel ► https://whatsapp.com/channel/0029Va2a... Twitter ►   / merdekadotcom   Facebook ►   / mdkcom   Telegram ► https://t.me/merdekacomnewsupdate