Перейти к содержимому

Divonis Penyakit Berat? Jangan Putus Asa! Amalkan Ayat & Doa Ini saat Tahajud | Ustadz Adi Hidayat

ARAH TAQWA

0:00 / 0:00

Divonis Penyakit Berat? Jangan Putus Asa! Amalkan Ayat & Doa Ini saat Tahajud | Ustadz Adi Hidayat

3 461 просмотр · 7 дней назад
ARAH TAQWA
632 подписчика
3 461 просмотр · 7 дней назад
**1. Pentingnya Menjaga Niat Setiap ibadah dan amalan bergantung pada niatnya. Niat yang sempurna dan ikhlas karena Allah akan melahirkan motivasi serta ikhtiar yang maksimal. Niat yang salah seperti riya atau ingin dilihat makhluk akan membatalkan nilai pahala di hadapan Allah SWT **2. Anatomi Tubuh dan Nutrisinya Manusia terdiri dari 3 bagian yang masing-masing membutuhkan nutrisi: *Fisik Jasad:* Membutuhkan makanan yang halal dan sehat *Akal:* Membutuhkan pengetahuan, bacaan, dan pembelajaran *Ruh:* Nutrisinya adalah *ibadah* Jika ruh kuat, fisik pun akan mampu bertahan menjalani ujian hidup. Sebaliknya, ruh yang sakit seperti iri dan dengki dapat melemahkan kesehatan fisik *3. Amalan & Doa Menghadapi Kesulitan serta Penyakit* **Doa Saat Khawatir / Menjaga Diri dari Penyakit Membaca **QS. Asy-Syu'ara: 80**: WA IDZĀ MARIḌTU FA HUWA YASYFĪN "Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku." Catatan: Tetaplah optimis karena kematian berkaitan dengan ajal, bukan semata-mata karena penyakit *Rangkaian Zikir/Ayat Penawar *****Syifa**** untuk Penyakit Berat/Kronis Jika divonis penyakit berat atau masalah sulit, amalkan kombinasi zikir ini saat sholat tahajud: 1. *QS. Al-Isra: 82* — Menegaskan Al-Qur'an sebagai syifa penawar 2. *QS. Al-Anbiya: 83–84 Doa Nabi Ayub AS* RABBI ANNĪ MASSANIYAD D-ḌURRU WA ANTA ARḤAMUR RĀḤIMĪN "Ya Allah, penyakit ini telah mengganggu ibadahku, padahal Engkau adalah yang Maha Penyayang." 3. *QS. Al-Fatihah Ayat 1–7* — Dipergunakan sebagai rukyah dan penawar **Kunci Utama Pengabulan Doa Sampaikan permohonan semata-mata *agar bisa kembali fokus beribadah* kepada Allah misalnya agar bisa kembali jamaah, sholat dengan tenang, atau beramal saleh. Allah berjanji menyembuhkan, menghilangkan kesulitan, dan mengganti apa yang hilang sebagaimana yang diberikan kepada Nabi Ayub AS