Перейти к содержимому

Rekonstruksi Pembunuhan Mozza Memanas usai Tersangka Dipukul, Ayah Korban Saya Sakit Hati Mendalam!

Tribunnews

0:00 / 0:00

Rekonstruksi Pembunuhan Mozza Memanas usai Tersangka Dipukul, Ayah Korban Saya Sakit Hati Mendalam!

8 445 просмотров · 1 день назад
Tribunnews
15,7 млн подписчиков
8 445 просмотров · 1 день назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Ayah Mozza Axillia Gunarsa (19), Singgih Gunarsa, mengungkap alasan dirinya spontan memukul tersangka pembunuhan putrinya saat mengikuti proses rekonstruksi di Kota Semarang, Jawa Tengah. Singgih tak mampu menahan emosi ketika untuk pertama kalinya berhadapan langsung dengan Mahendra Very Dwi Anggara (22), tersangka pembunuhan Mozza. Saat tersangka turun dari mobil polisi, Singgih langsung melayangkan tiga pukulan ke arah kepala Mahendra. Petugas yang berada di lokasi kemudian segera memisahkan keduanya dan membawa tersangka menuju lantai dua rumah kos untuk melanjutkan rekonstruksi. Singgih mengaku tindakan tersebut terjadi secara spontan karena dirinya merasa sangat terpukul sebagai orang tua. Menurutnya, rasa sakit yang dirasakan orang tua ketika anaknya mengalami masalah saja sudah berat, terlebih ketika sang anak menjadi korban pembunuhan. Singgih juga membenarkan bahwa dirinya baru pertama kali bertemu langsung dengan Mahendra pada saat rekonstruksi tersebut. Sebelumnya, ia hanya mengetahui sosok tersangka dari informasi mengenai hubungan tersangka dengan putrinya, termasuk melalui media sosial TikTok. Dalam rekonstruksi yang digelar pada Rabu (7/10/2026), penyidik memeragakan sekitar 55 adegan terkait kasus pembunuhan Mozza. Reka ulang tersebut mencakup rangkaian kejadian mulai dari kedatangan korban ke kos tersangka, cekcok, penganiayaan hingga korban tidak berdaya, proses pembungkusan jasad, hingga pengangkutan jasad menuju lokasi pembuangan. Kasus pembunuhan Mozza terjadi di kamar kos tersangka di kawasan Tegalsari, Candisari, Kota Semarang, pada 25 Juni 2025. Jasad korban kemudian dibuang ke lereng di tepi Jalan Tol Jangli, Semarang, yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari kos tersangka. Kasus tersebut terungkap setelah tim SAR gabungan menemukan kerangka korban pada Jumat (4/9/2026) pagi. Dalam proses rekonstruksi, Singgih juga menilai tersangka mengingat setiap adegan dengan sangat detail sehingga menurutnya terdapat dugaan pembunuhan telah direncanakan. Ia berharap hasil rekonstruksi dapat memperkuat sangkaan pidana terhadap tersangka dan menjadi pertimbangan dalam proses hukum selanjutnya. Sementara itu, Kasat Res PPA dan PPO Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Srinitri mengatakan pembunuhan hingga pembuangan jasad dilakukan pada hari yang sama. Penyidik menyebut seluruh adegan dalam rekonstruksi disesuaikan dengan hasil pemeriksaan selama penyelidikan. Polisi juga menyatakan korban dan tersangka telah saling mengenal sejak Mei 2025 dan sempat menjalin hubungan asmara selama sekitar satu bulan sebelum pembunuhan terjadi. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com) https://m.tribunnews.com/regional/789... Program: Live Tribunnews Update Host: Putri Dwi Arrini Editor Video: Agilio OktoViasta #BreakingNews #Pembunuhan #Mozza #Kriminalitas