Перейти к содержимому

SAJAK PENGABDIAN DARI MEJA OJK (Helvy Tiana Rosa Baca Puisi Usai Mengisi Workshop Penulisan OJK)

Helvy Tiana Rosa

0:00 / 0:00

SAJAK PENGABDIAN DARI MEJA OJK (Helvy Tiana Rosa Baca Puisi Usai Mengisi Workshop Penulisan OJK)

93 просмотра · 1 г. назад
Helvy Tiana Rosa
36,5 тыс. подписчиков
93 просмотра · 1 г. назад
Surabaya, 13 Desember 2024, Helvy Tiana Rosa diundang untuk mengisi Workshop Penulisan (Feature) untuk Majalah Integrasi OJK bekerja sama dengan Tinta Langit. Usai mengisi pelatihan, Helvy menutup dengan baca puisi. Puisi yang dibawakan berjudul "Sajak Pengabdian dari Meja OJK" yang baru ditulisnya pagi itu. "Semoga menginspirasi dan menyemangati, ya." katanya setelah acara selesai. Terima kasih Tinta Langit yang telah mengambil video ini. SAJAK PENGABDIAN DARI MEJA OJK Aku duduk di balik meja ini, bukan untuk angka semata, tapi untuk wajah-wajah yang tak pernah kutemui. Seorang ibu di pasar tradisional, seorang nelayan di laut yang bergelombang, seorang anak kecil yang menabung receh demi mimpi besar. Aku bekerja untuk mereka, yang suaranya sering kalah oleh gemuruh korporasi. Di sini, aku menulis, bukan sekadar laporan, tapi frasa-frasa kebijakan. Kebijakan yang harus berpihak, bukan pada laba, tapi pada manusia. Aku menyusun kata seperti batu bata, membangun jembatan antara harapan dan kenyataan. OJK bukan menara gading, ia adalah rumah, tempat rakyat bertanya tentang hak, tentang mimpi yang bisa dijaga, tentang investasi yang tak menusuk dari belakang. Aku ada di sini untuk memastikan, bahwa uang tidak hanya mengejar kuasa, tapi juga menciptakan keadilan. Aku membaca keluhan di surat-surat pengaduan, tentang kredit yang memberatkan, tentang janji yang berbalik menjelma ancaman. Aku mendengar cerita-cerita itu, dan aku tahu, aku harus menjawabnya, dengan tindakan, dengan kebijakan yang bukan basa-basi. Di jalan ini, aku menanam pohon literasi keuangan, agar anak-anak negeri tak buta akan masa depan. Agar mereka tahu, bahwa setiap rupiah yang mereka genggam, adalah langkah kecil wujudkan harapan. Dan jika suatu hari aku lelah, aku akan ingat, bahwa ini bukan hanya pekerjaan, tapi pengabdian untuk tanah air, untuk rakyat, untuk nama baik keadilan, yang kadang lemah, tapi tak boleh kalah. Aku bekerja di OJK, dan di setiap angka yang kutulis, ada denyut jantung Indonesia. (Helvy Tiana Rosa, Surabaya, 13 Desember 2024)