AKI & NINI PANIK! Tak Kenal Kang Dedi, Nekat Lapor Pak RT Usai Ditagih Sewa Sawah 9 Kuintal
Chanel Kangrus
0:00 / 0:00
AKI & NINI PANIK! Tak Kenal Kang Dedi, Nekat Lapor Pak RT Usai Ditagih Sewa Sawah 9 Kuintal
152 811 просмотров · 4 недели назад
Chanel Kangrus
12 тыс. подписчиков
152 811 просмотров · 4 недели назад
Aki dan Nini yang tinggal sederhana di tengah sawah sama sekali tidak mengenal Kang Dedi Mulyadi. Kesempatan itu pun dimanfaatkan Kang Dedi untuk menjahili mereka dengan mengaku sebagai pemilik sawah dan menagih sewa sebesar 9 kuintal hasil panen.
Merasa keberatan, Aki dan Nini bersikeras ingin melaporkan pria tersebut kepada Pak RT. Namun, suasana yang awalnya penuh kepanikan perlahan berubah menjadi momen hangat dan mengharukan ketika identitas Kang Dedi akhirnya terungkap.
Saksikan rangkuman lengkapnya hingga akhir, karena ada banyak pelajaran tentang kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
• Video ini merupakan dokumentasi perjalanan Kang Dedi Mulyadi kejadian yang berlangsung dalam video direkam pada 11 Feb 2023 . Video ini sebagai pengingat dan pembelajaran bagi kita semua, baik untuk di masa sekarang maupun di masa mendatang.
Sumber Yt : Kang dedi mulyadi Chanel
Link : / @kangdedimulyadichannel
Copyright Disclaimer
Copyright Disclaimer under Section 107 of the Copyright Act 1976. Allowance is made for "fair use" for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational, and informational use may qualify as fair use under applicable copyright laws.
#dedimulyadi #gubernurjabar #kangdedimulyadi #bapakaing #kdmterbaru #dedimulyadihariini #dedimulyadichannel #dedimulyadiofficial #kangdedimulyadichannel #kisahinspiratif #motivasi #kisahnyata
bapak aing, dedi mulyadi terbaru, video terbaru dedi mulyadi, dedi mulyadi channel, kdm terbaru, egi kdm, egi dedi mulyadi, kang dedi mulyadi terbaru, gubernur jabar, gubernur jawa barat, anak dedi mulyadi, keluarga dedi mulyadi, lembur pakuan, lembur pakuan channel, kantor gubernur, gedung pakuan,