KP34013004 - Kelompok 3 - Efisiensi Koperasi dan UMKM
agniee_
0:00 / 0:00
KP34013004 - Kelompok 3 - Efisiensi Koperasi dan UMKM
52 просмотра · 11 дней назад
agniee_
10 подписчиков
52 просмотра · 11 дней назад
Anggota Kelompok 3:
Siti Agni Kholilah_253401111054
Sela Saskia Meka_253401111207
Reva Rianti Putri_253401111210
Fathan Azka Ramdhani_253401111249
Mochammad Ammar Al Fachri_253401111296
Haditia Pratama_253401111297
RINGKASAN MATERI
a. Pengertian Efisiensi
Efisiensi adalah kemampuan menggunakan sumber daya seperti modal, waktu, tenaga kerja, bahan baku, dan teknologi secara tepat agar memperoleh hasil yang maksimal. Efisiensi bertujuan mengurangi pemborosan, mengendalikan biaya, meningkatkan produktivitas, dan memperbaiki pelayanan.
b. Efisiensi dalam Koperasi
Efisiensi koperasi dapat dilakukan melalui pencatatan simpanan, pinjaman, pemasukan, dan pengeluaran secara tertib. Selain itu, koperasi perlu membagi tugas pengurus dan karyawan secara jelas, melakukan pengawasan keuangan, meningkatkan pelayanan anggota, serta melakukan pembelian barang bersama dalam jumlah besar agar biaya lebih hemat.
c. Efisiensi dalam UMKM
UMKM dapat menerapkan efisiensi dengan memisahkan uang pribadi dan uang usaha, mencatat setiap transaksi, mengatur stok bahan baku, merencanakan produksi sesuai kebutuhan, mengendalikan biaya operasional, serta menjaga kualitas produk dan pelayanan.
d. Strategi Meningkatkan Efisiensi
Strategi yang dapat dilakukan meliputi pembuatan rencana usaha, penyusunan anggaran, pembagian tugas sesuai tanggung jawab, evaluasi penjualan dan biaya, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta penggunaan data usaha sebagai dasar pengambilan keputusan.
e. Digitalisasi untuk Efisiensi
Digitalisasi dapat diterapkan melalui aplikasi kasir, spreadsheet, QRIS, pembayaran digital, media sosial, marketplace, WhatsApp Business, dan aplikasi pencatatan stok. Teknologi membantu transaksi, pencatatan, promosi, komunikasi, dan pengawasan usaha menjadi lebih mudah.
f. Manfaat dan Tantangan
Manfaat efisiensi adalah biaya operasional lebih terkendali, produktivitas meningkat, pelayanan lebih cepat, pencatatan lebih rapi, keuntungan atau SHU berpotensi meningkat, dan daya saing usaha menjadi lebih kuat.
Tantangan penerapan efisiensi meliputi keterbatasan modal, kemampuan digital yang belum merata, pencatatan keuangan yang belum tertib, kurangnya keterampilan tenaga kerja, keterbatasan akses internet, dan penolakan terhadap perubahan.
SUMBER REFERENSI
https://www.bps.go.id/id/news/2023/09...
https://www.bps.go.id/id/publication/...
https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegia...
https://ojk.go.id/id/regulasi/Pages/P...
https://peraturan.bpk.go.id/Details/4...