Перейти к содержимому

Apakah itu Mitos, Sugesti atau Fakta bahwa Batu Angkek Angkek Kab. Tanah Datar kabulkan permintaan

Padi Salibu Anam

0:00 / 0:00

Apakah itu Mitos, Sugesti atau Fakta bahwa Batu Angkek Angkek Kab. Tanah Datar kabulkan permintaan

1 466 просмотров · 4 года назад
Padi Salibu Anam
4,27 тыс. подписчиков
1 466 просмотров · 4 года назад
Batu Angkek Angkek…sebuah situs sejarah yang melegenda menjadi objek wisata di Nagari Tanjung, Kec. Sungayang, Batusangkar Tanah Datar, Sumatera Barat. Batu ini mirip logam seperti kuningan atau tembaga, berwarna kuning agak kecoklatan dan di beberapa bagian terlihat mengelupas berwarna hitam. Bentuknya mirip seperti punggung kura-kura. Uniknya, sampai sekarang orang-orang tidak tahu pasti berapa berat batu tersebut, beratnya selalu berubah-rubah. Tidak sembarang orang bisa mengangkat batu tersebut, sekalipun dia berotot besar. Sebab, jika batu ini mampu terangkat, itu konon cita-cita atau keinginan orang terkabul. Yup, batu ini dianggap mampu membaca masa depan seseorang. Batu Angkek-angkek bila diartikan dalam bahasa Indonesia berarti batu angkat-angkat, hal ini dikarenakan, setiap orang yang mengunjungi objek wisata ini, ingin mengangkat batu tersebut. Jika batu ini mampu terangkat, itu berarti keinginan, cita-cita atau hajat orang yang mengangkatnya terkabul. Menurut informasi yang dihimpun, sejarah dari batu Angkek-angkek pertama kali ditemukan oleh Datuak Bandaro Kayo saat akan memasang tiang rumah. Ceritanya dulu, Datuk Bandaro Kayo adalah kepala suku kaum Piliang. Suatu hari Datuk bermimpi didatangi Syech Ahmad. Dalam mimpinya Syech Ahmad berpesan kepada Datuk Bandaro Kayo mendirikan perkampungan yang sekarang bernama Kampung Palangan. Saat pemancangan tonggak pertama terjadi suatu keanehan. Tiba-tiba saja saat itu terjadi gempa lokal. Lalu disusul hujan dan panas selama 14 hari 14 malam. Akibat peristiwa itu, masyarakat lalu mengadakan musyawarah. Saat musyawarah berlangsung, terdengar suara aneh berasal dari dalam lubang tempat pemancangan tiang tersebut. Suara tersebut mengatakan, kalau di dalam lubang tersebut terdapat batu bernama 'Batu Pandapatan', artinya batu yang didapat. Suara itu juga berpesan agar batu itu dijaga baik-baik. Batu Pandapatan itu akhirnya dikenal dengan Batu Angkek-angkek. Batu ini sarat dengan aroma mistis tentunya. Setidaknya, untuk mengangkat batu ini ke dalam pangkuan, perlu adanya ritual khusus. Seseorang diminta berwudhu terlebih dahulu dan mengucapkan niat juga berdoa terlebih dahulu. Jika itu belum berhasil, pemandu wisata di objek tersebut akan menyuruh untuk membaca sebuah doa hingga akhirnya batu bisa diangkat. Namun tentunya tidak semua orang bisa mengangkat batu. Berbadan besar dan kuat belum jaminan bisa mengangkat, dan juga sebaliknya. Mereka yang berbadan kurus, kecil terkadang justru bisa mengangkatnya. video terkait ;    • 46 - Batu Angkek-Angkek, Batu Ajaib Yang B...