Перейти к содержимому

Mengapa TVS Ronin Gagal Mengkudeta Pasar Indonesia?

Obey Motologi

0:00 / 0:00

Mengapa TVS Ronin Gagal Mengkudeta Pasar Indonesia?

8 212 просмотров · 2 недели назад
Obey Motologi
2,01 тыс. подписчиков
8 212 просмотров · 2 недели назад
Di atas kertas brosur, TVS Ronin adalah motor impian. Mesin 225cc, suspensi Up Side Down tabung besar, rem ABS, Slipper Clutch, hingga fitur cerdas GTT—semua kemewahan ini dijual seharga motor sport 155cc pabrikan Jepang. Harusnya laku keras, kan? Tapi anehnya, motor ini jarang terlihat di jalanan Indonesia. Mengapa produk dengan spesifikasi dewa dan harga murah ini justru seolah ditolak oleh pasar? Di video Obey Motologi kali ini, kita tidak me-review fitur TVS Ronin secara biasa. Kita akan membedah strategi pabrikannya. Kita bongkar mengapa bahasa desain hybrid cruiser-scrambler ala India ternyata kurang nyambung dengan kultur kustom Indonesia. Lebih dalam lagi, kita akan bahas bagaimana logika konsumen kita sering kali "dibutakan" oleh ketakutan akan harga suku cadang dan hancurnya resale value (harga jual bekas). Tonton sampai habis, dan buktikan apakah kegagalan ini murni kesalahan desain, atau justru karena ego konsumen kita yang terlalu takut mencoba merk non-Jepang! 📌 Diskusi di bawah: Kalau kalian punya uang 35 juta, mending ambil TVS Ronin spek dewa, atau pilih motor retro Jepang 155cc yang fiturnya biasa aja tapi harga jualnya aman? Tulis argumen kalian! #tvsronin #analisisotomotif #motorindia #obeymotologi