Перейти к содержимому

Lokomotif Diesel Tipe C buatan Hokuriku Juki asal Jepang Tahun 1982. | Pabrik Gula Rendeng Kudus

Firhan Syarifuddin

0:00 / 0:00

Lokomotif Diesel Tipe C buatan Hokuriku Juki asal Jepang Tahun 1982. | Pabrik Gula Rendeng Kudus

32 просмотра · 22 ч назад
Firhan Syarifuddin
32 подписчика
32 просмотра · 22 ч назад
Pabrik Gula Rendeng didirikan sekitar 1840 di Desa Rendeng, Kudus, pada masa kolonial Belanda. Nama awalnya Rendeng Suiker Fabriek, dan dikaitkan dengan perusahaan Belanda Mirandolie Voute & Co. yang berkantor di Den Haag. Rendeng kemudian menjadi salah satu pusat industri gula penting di Kudus. Sebelumnya sudah terdapat pabrik gula lain di wilayah Kudus, seperti PG Besito dan PG Tanjungmojo. Untuk memperlancar pengangkutan tebu dan terutama distribusi gula, kawasan PG Rendeng kemudian memiliki jaringan rel. Jalur kereta juga berperan menghubungkan distribusi gula dari Kudus menuju Semarang sebelum diteruskan untuk perdagangan lebih jauh. Menariknya, PG Rendeng memiliki sistem rel industri dengan dua ukuran sepur, yaitu sekitar 700 mm dan 900 mm. PG Rendeng ternyata pernah memiliki armada lokomotif uap yang cukup beragam. Sebelum akhirnya beralih dari lokomotif uap ke lokomotif diesel. Dokumentasi remise Rendeng menunjukkan terdapat lokomotif diesel: 1. Lokomotif A & B — Schoema, 1973 2. Lokomotif C & F — Hokuriku Juki, 1982 3. Lokomotif D & E — Hokuriku Juki, 1982 Pada dokumentasi tahun 2024, A, B, D, dan E disebut sudah afkir, sementara C dan F masih digunakan untuk menarik rangkaian lori dari emplasemen luar menuju stasiun gilingan. Dan di tahun 2026 ini lokomotif yang tersisa hanya tipe C menurut keterangan masyarakat yang bekerja di Pabrik Gula Rendeng. (Sumber : Wikipedia, Liputan 6.com)