Перейти к содержимому

PERTANIAN; MESIN EKONOMI MASA DEPAN KALTIM?

Rusmadi Wongso

0:00 / 0:00

PERTANIAN; MESIN EKONOMI MASA DEPAN KALTIM?

194 просмотра · 4 дн. назад
Rusmadi Wongso
2,68 тыс. подписчиков
194 просмотра · 4 дн. назад
NGOPI BARENG RUSMADI WONGSO — EPISODE 5 🎙️ MENCARI MESIN PERTUMBUHAN EKONOMI KALTIM Bisakah Pertanian Menjadi Sumber Pertumbuhan Baru? Kalimantan Timur kaya sumber daya alam. Namun, apakah kekayaan itu sudah menjadi fondasi ekonomi yang kuat dan menyejahterakan rakyat? Ketika ketergantungan pada migas dan batubara harus dikurangi, Kaltim membutuhkan mesin pertumbuhan ekonomi baru. Salah satu peluangnya ada pada hilirisasi pertanian (Green Economy). Bukan sekadar menjual hasil kebun, tetapi mengolahnya menjadi produk bernilai tambah, memperkuat rantai pasok, menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan memastikan manfaat ekonomi lebih banyak dirasakan masyarakat Kaltim. Bersama dua narasumber: 🎙️ Ir. H. Yadi Sofyan Noor, S.H. — Ketua Umum KTNA Pusat 🎙️ Prof. Dr. Bernatal Saragih — Guru Besar Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Kita membahas pertanyaan-pertanyaan penting: Mengapa Kaltim membutuhkan mesin pertumbuhan ekonomi baru? Mengapa hilirisasi pertanian tidak cukup hanya dengan membangun pabrik? Bagaimana menjamin bahan baku, kualitas, kontinuitas, pembiayaan, dan pasar? Apa yang harus dibangun terlebih dahulu: petani, lahan, industri, pasar, atau kelembagaan? Bisakah hilirisasi memperkuat basis ekonomi dan fiskal daerah? Sebab, industri tidak akan bertahan tanpa bahan baku yang terjamin. Petani tidak akan naik kelas tanpa akses pasar. Dan investasi tidak akan memberikan manfaat optimal jika rantai pasok lokal tidak tumbuh. Pesan utama episode ini: Sumber daya adalah modal. Nilai tambah adalah kekuatan. Kesejahteraan rakyat adalah tujuan. Mari berdiskusi: Menurut Anda, apa yang harus menjadi prioritas pertama untuk membangun mesin pertumbuhan ekonomi baru Kaltim? Tulis pendapat Anda di kolom komentar. Jangan lupa Like, Subscribe, dan aktifkan notifikasi agar tidak ketinggalan episode berikutnya. #HilirisasiPertanian #EkonomiKaltim #TransformasiEkonomi #PetaniSejahtera #KalimantanTimur