Perpustakaan Bukan Gedung Buku: Wien Muldian soal Kebudayaan, Demokrasi, dan Living Library
Librarian POV
0:00 / 0:00
Perpustakaan Bukan Gedung Buku: Wien Muldian soal Kebudayaan, Demokrasi, dan Living Library
100 просмотров · 9 дн. назад
Librarian POV
161 подписчик
100 просмотров · 9 дн. назад
Di episode Librarian POV kali ini, host Binny ditemani Ayu (inisiator Librarian on Stage) ngobrol santai bareng Wien Muldian — Pegiat Literasi, Agen Sastra, Pustakawan, Presiden Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia, sekaligus pendiri Perpustakaan Baca di Tebet.
Obrolan dimulai dari akar kata: apa itu perpustakaan, apa itu literasi — dan kenapa membaca hanyalah pintu masuk, bukan tujuan akhir. Wien memperkenalkan konsep living library dan human book: gagasan bahwa perpustakaan bukan cuma koleksi fisik atau digital, tapi juga kumpulan manusia dengan pengetahuannya masing-masing.
Dari situ, kita melebar ke tujuh hal penting yang menurut Wien wajib dipahami setiap pustakawan — mulai dari peran sebagai kurator kearifan lokal, fasilitator sekaligus coach, hingga kritik tajam soal pendidikan kepustakawanan di Indonesia yang menurutnya masih terlalu sibuk dengan teori Barat dan kurang terhubung dengan dunia kerja.
Pada akhirnya kita harus melakukan refleksi besar: bagaimana pustakawan sebenarnya punya peran membentuk kebudayaan, merajut kebangsaan, dan menopang demokrasi — bukan sekadar mengurus rak dan katalog.