Niat Menguasai Pasar Digital, Malah Bisnis Lippo Babak Belur.
Finansial News
0:00 / 0:00
Niat Menguasai Pasar Digital, Malah Bisnis Lippo Babak Belur.
56 208 просмотров · 1 месяц назад
Finansial News
3,02 тыс. подписчиков
56 208 просмотров · 1 месяц назад
Grup Lippo pernah punya mimpi besar menguasai pasar belanja online Indonesia. Mereka bakar uang triliunan rupiah buat membangun e-commerce sendiri. Tapi alih-alih untung, proyek raksasa ini malah berujung rugi sampai Rp7 triliun. Kenapa konglomerat sekelas Lippo, yang menguasai mall dan ritel fisik puluhan tahun, bisa kecele total di dunia digital? Video ini membongkar kesalahan fatal strategi Lippo, perang bakar uang yang salah arah, dan bagaimana keputusan nekat ini bikin imperium bisnis mereka terguncang hebat. Kamu bakal lihat kenapa uang berlimpah dan nama besar nggak menjamin kemenangan di industri e-commerce Indonesia.
Di awal kemunculannya, Lippo mengklaim ingin menjadikan e-commerce mereka sebagai pemain nomor satu di Tanah Air. Mereka menggabungkan kekuatan ritel offline seperti Matahari Department Store dan Hypermart dengan platform digital. Namun, mereka terlambat menyadari kalau cara belanja masyarakat di aplikasi jauh berbeda dengan pengunjung mall fisik.
Saat kompetitor lain fokus membangun sistem pembayaran dan logistik yang luas, Lippo justru terjebak dalam pertempuran promosi yang menguras kas perusahaan. Penjualan terus merosot, beban operasional membengkak, dan akhirnya mereka harus menelan kekalahan pahit sebelum akhirnya memilih mundur dari persaingan e-commerce.
DISCLAIMER: Video ini dibuat untuk tujuan edukasi dan analisis bisnis berdasarkan data serta laporan keuangan publik. Isi video bukan bentuk ajakan untuk mendiskreditkan merek tertentu atau saran investasi finansial.
#AnalisisBisnis #LippoGroup #EcommerceIndonesia