Iran Memancing Kemarahan Angkatan Laut AS... Dan Membayar Harga Paling Mahal!
Perang Drone
0:00 / 0:00
Iran Memancing Kemarahan Angkatan Laut AS... Dan Membayar Harga Paling Mahal!
1 982 просмотра · 1 дн. назад
Perang Drone
175 подписчиков
1 982 просмотра · 1 дн. назад
Di Selat Hormuz, empat rudal balistik Hormuz-2 Iran meluncur dan mengunci kapal perusak USS John Paul Jones. Kapal Angkatan Laut AS ini hanya memiliki waktu enam menit untuk bermanuver dari posisi jatuhnya hulu ledak yang menukik dari ketinggian 40.000 kaki!
Ini adalah analisis lengkap dari momen paling menegangkan ketika kapal perusak kelas Arleigh Burke harus menahan gelombang serangan bertubi-tubi. Tidak hanya rudal balistik, mereka juga harus menghadapi rudal anti-kapal Qader yang melesat di atas ombak dan kawanan drone Shahed-136. Saksikan bagaimana perwira taktis AS mengandalkan pencegat SM-6 dan keluarga rudal SM-2 (Block IIIA, IIIB, IIIC) untuk mematahkan serangan di udara. Anda akan melihat kejeniusan taktik meriam 5 inci dan jammer SLQ-32 yang sukses melumpuhkan drone, sehingga rudal pencegat utama AS tetap aman di sarangnya.
Namun, militer AS tidak hanya bertahan. Radar SPY-1D dengan cerdas mengubah setiap lintasan rudal musuh menjadi koordinat presisi untuk serangan balasan. Empat rudal Tomahawk langsung meluncur dari dek kapal perusak, disusul jet Super Hornet dari kapal induk USS Abraham Lincoln yang menjatuhkan bom pintar StormBreaker. Hanya dalam hitungan detik, radar Bavar-373 musuh beserta peluncurnya diratakan menjadi besi tua yang terbakar!
#MiliterAS #USNavy #SelatHormuz #RudalTomahawk #SistemAegis #TaktikMiliter #SuperHornet