Istirahat : Syalom Sejati
Mujizat Hari Ini
0:00 / 0:00
Istirahat : Syalom Sejati
2 просмотра · 2 недели назад
Mujizat Hari Ini
773 подписчика
2 просмотра · 2 недели назад
Pertanyaan ini sering menjadi batu sandungan. Ada yang percaya bahwa penyakit adalah 'kehendak Allah' yang harus diterima dengan pasrah. Ada yang percaya bahwa kesehatan sempurna adalah hak setiap orang percaya hari ini. Di mana letak kebenaran yang lebih dalam?
Alkitab menjawabnya dengan sangat jelas:
“Saudaraku yang kekasih, aku berdoa semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.”
— 3 Yohanes 1:2
Ini adalah doa Rasul Yohanes untuk Gayus — dan doa yang lahir dari kasih mencerminkan kerinduan Allah. Kesehatan fisik dan kesehatan jiwa disebutkan dalam satu napas, sebagai dua hal yang sama-sama Allah inginkan.
◆ Taman Eden adalah visi awal Allah tentang manusia: tidak ada penyakit, tidak ada penderitaan, tidak ada kematian (Kejadian 1-2)
◆ Yerusalem Baru adalah visi akhir Allah tentang manusia: 'Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita.' (Wahyu 21:4)
◆ Di antara awal dan akhir, Yesus datang untuk memberi 'hidup... dalam segala kelimpahan' (Yohanes 10:10) — kata 'perisson' dalam bahasa Yunani berarti melampaui yang cukup, berlimpah-limpah
Namun perlu dipahami dengan jujur:
Kehendak Allah bahwa manusia sehat tidak berarti setiap orang percaya otomatis tidak akan pernah sakit di dunia ini. Kita hidup di antara 'sudah' dan 'belum' — antara Kerajaan Allah yang sudah datang dalam Kristus dan kegenapan penuhnya di kekekalan. Penyakit adalah realita dunia yang jatuh yang masih kita hadapi. Namun Allah tidak pernah berdiam diri terhadap penderitaan.
Kesehatan sebagai Shalom
Konsep 'shalom' dalam Alkitab Ibrani jauh lebih kaya dari kata 'damai'. Ia mencakup keutuhan yang menyeluruh: keselarasan dalam relasi, keamanan, kesejahteraan, kesehatan tubuh, dan kepenuhan jiwa. Kata ini digunakan Allah kepada Israel sebagai visi tentang kehidupan yang dikehendaki-Nya bagi umat-Nya. Ketika Yesus hadir, Ia adalah 'Raja Damai' (Yesaya 9:5) — Sang Shalom yang datang untuk memulihkan keutuhan yang hilang dalam kejatuhan. Kesehatan fisik adalah salah satu dimensi dari shalom yang Allah rindukan untuk manusia.
— Yesaya 9:5; Yohanes 14:27
Intinya:
✔ Tuhan ingin manusia sehat — visi Eden dan Yerusalem Baru tidak memiliki penyakit
✔ Yesus datang membawa 'hidup dalam segala kelimpahan' — bukan kehidupan yang sekadar bertahan
✔ Kesehatan adalah dimensi dari shalom (keutuhan ilahi) yang Allah rindukan bagi umat-Nya