Hari Ketiga Pencarian, 4 Nelayan Korban Kecelakaan Kapal di Perairan Lombok Belum Ditemukan
Tribun Lombok
0:00 / 0:00
Hari Ketiga Pencarian, 4 Nelayan Korban Kecelakaan Kapal di Perairan Lombok Belum Ditemukan
845 просмотров · 5 л. назад
Tribun Lombok
244 тыс. подписчиков
845 просмотров · 5 л. назад
Laporan wartawan Tribunlombok.com, Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH-Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram bersama tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap 4 orang nelayan yang hilang di perairan selatan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, tim belum menemukan keempat orang tersebut.
Mereka adalah Rudy Kurniawan (32), asal Yogyakarta, Agus Nopyan (37), asal Padang, Alfonso Mali (40), asal Medan, dan Badu Dahman Harahab (56), asal Cirebon.
"Kami terus menyisir wilayah perairan Lombok Tengah untuk menemukan 4 nelayan yang hilang akibat kecelakaan kapal di laut selatan Pulau Lombok," kata Kepala Basarnas Mataram Nanang Sigit PH, di Mataram, Kamis (19/11/2020).
Pada hari ketiga pencarian, Tim Rescue Pos Siaga Pencarian dan Pertolongan Mandalika melakukan pencarian di perairan Teluk Awang dan sekitarnya atau wilayah perairan selatan Lombok.
Pencarian korban menggunakan kapal RIB 09 Mataram, peralatan SAR laut, dan alat komunikasi.
Nanang mengatakan, sampai Rabu kemarin hasil pencarian masih nihil.
Tim pun kembali ke posko SAR untuk mengevaluasi, mengkoordinasikan dan membuat rencana operasi SAR esok hari.
"Berdasarkan evaluasi itu pencarian kembali dilanjutkan hari ini sesuai dengan area pencarian yang telah ditentukan sebelumnya," ujarnya.
KM Kerinci Indah 02 GT 26 dengan panjang 15 meter yang bertolak dari pelabuhan Benoa untuk mencari ikan mengangkut sebanyak 11 nelayan.
Kapal itu dilaporkan mengalami kecelakaan di wilayah perairan selatan Pulau Lombok, NTB, Selasa pagi (17/11/2020).
Awak Kapal MV Cape Kallia yang saat itu berada di lokasi kejadian berupaya mengevakuasi para korban.
Tujuh orang nelayan berhasil dievakuasi dengan selamat, tapi 4 orang masih dalam pencarian.
(*)