Перейти к содержимому

Dinamika Ruang & Aksesibilitas di Pamulang Village | Studi Perumahan & Permukiman

Yeezy chanel

0:00 / 0:00

Dinamika Ruang & Aksesibilitas di Pamulang Village | Studi Perumahan & Permukiman

36 просмотров · 11 дн. назад
Yeezy chanel
4 подписчика
36 просмотров · 11 дн. назад
Video ini menyajikan analisis spasial dan kritis yang mendalam mengenai kontras sosial serta segregasi ruang yang terjadi di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan. Melalui penelusuran dan pengamatan lapangan secara langsung, video ini membedah fenomena perkotaan pinggiran di mana dua realitas sosial yang berbeda hidup berdampingan secara kontras di atas sebidang tanah yang sama. Di satu sisi, terdapat kawasan perumahan modern eksklusif—Pamulang Vilex—yang dihuni oleh kelompok masyarakat kelas menengah ke atas dengan mobilitas tinggi. Di sisi lain, kawasan ini beririsan langsung dengan permukiman padat penduduk atau kampung kota lokal yang telah bermukim secara turun-temurun. Investigasi menyoroti bagaimana penerapan sistem pengamanan satu pintu (one-gate system) serta pembangunan tembok pembatas masif (solid wall) setinggi dua hingga tiga meter tidak hanya berfungsi sebagai pengaman privat, tetapi juga memutus jaringan jalan lingkungan (broken street grid) yang sebelumnya menghubungkan mobilitas warga. Akibatnya, aksesibilitas warga kampung sekitar menjadi terisolasi, memaksa mereka memutar jalur lebih jauh serta terasingkan dari pemanfaatan infrastruktur dan ruang terbuka di kawasan eksklusif tersebut. Lebih lanjut, video ini membedah fenomena tersebut menggunakan perspektif teori perkotaan kontemporer, termasuk konsep City of Quartz atau Fortress City oleh Mike Davis yang mencerminkan arsitektur ketakutan dan komodifikasi eksklusivitas kelas menengah. Selain itu, digunakan pula pendekatan Sociology of Space dari Bill Hillier dan Julienne Hanson guna melihat bagaimana konfigurasi ruang tertutup merusak integrasi sosial alami. Sesi pembahasan dirangkum dengan refleksi arsitektural penting, di mana seorang arsitek dan perencana kota dituntut untuk keluar dari batas konvensional, bertindak sebagai strategic enabler sekaligus problem solver, serta merancang ruang hidup yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa menciptakan kesenjangan. Jangan lupa untuk menekan tombol Like, tinggalkan tanggapan atau pertanyaan di kolom Comment, serta Subscribe agar channel ini terus produktif menyajikan konten edukatif seputar tata kota, arsitektur, dan dinamika spasial! #TataKota #Arsitektur #UrbanDesign #PerencanaanWilayah #Pamulang #KeadilanSpasial #GeografiPerkotaan #StudiKasus