Перейти к содержимому

IDGHAM BIGHUNNAH LEBUR DAN DI DENGUNGKAN -HUKUM NUN SUKUN DAN TANWIN || BELAJAR TAJWID

Ngaji Bareng

0:00 / 0:00

IDGHAM BIGHUNNAH LEBUR DAN DI DENGUNGKAN -HUKUM NUN SUKUN DAN TANWIN || BELAJAR TAJWID

18 338 просмотров · 2 года назад
Ngaji Bareng
80 тыс. подписчиков
18 338 просмотров · 2 года назад
Jangan lupa tonton video ini biar lebih paham tentang mad Mad Wajib    • MAD THABI'I / MAD WAJIB - DASAR BACAAN MAD   Mad Wajib Muttashil dan Mad Jaiz Munfashil    • MAD WAJIB MUTTASIL DAN MAD JAIZ MUNFASIL -...   Mad Arid Lissukun    • MAD ARID LISSUKUN - BACAAN PANJANG KARENA ...   Bismillahirrahmaanirrahiim Assalaamu 'alaikum Warahmatullaahi wabarakaatuh Pengertian Idgham Idgham secara harfiah berarti memasukkan atau melebur. Sementara pengertian idgham secara istilah adalah meleburkan nun mati (نْ) atau tanwin (ـًـــٍـــٌ) menjadi satu huruf bertasydid apabila bertemu dengan salah satu huruf idgham. Huruf idgham yang dimaksud adalah lam (ل), ra (ر), wau (و), mim (م), nun (ن), ya (ي). Tujuan utama dari hukum bacaan idgham adalah untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam melafalkan kata-kata yang mengandung kombinasi huruf-huruf tersebut. Dengan menggabungkan suara kedua huruf tersebut, maka pengucapan kata-kata dalam Al Quran akan terdengar lebih teratur. Idgham bighunnah merupakan hukum bacaan Al Quran yang cara membacanya dilakukan dengan dengung (ghunnah) apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu dari empat huruf idgham bighunnah, yaitu wau (و), mim (م), nun (ن), ya (ي). Pada kondisi ini, nun mati atau tanwin wajib dibaca berdengung dengan meleburkan suara ke dalam huruf setelahnya. Perlu diingat bahwa hukum bacaan idgham bighunnah hanya berlaku ketika huruf tersebut bertemu dalam dua kata terpisah. Karena apabila bertemu dalam satu kata bersambung, maka hukum bacaan dapat berubah menjadi izhar mutlaq yang artinya harus dibaca jelas. Perhatikan contoh idgham bighunnah pada Surah Al-Baqarah ayat 8 berikut. وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يَقُولُ ءَامَنَّا بِٱللَّهِ وَبِٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ وَمَا هُم بِمُؤْمِنِينَ Pada kata "مَنْ يَّقُوْلُ" dalam ayat tersebut, terdapat nun mati (نْ) bertemu dengan huruf idgham bighunnah ya (ي) dalam dua kata terpisah. Artinya, kata tersebut harus dibaca dengung sehingga terdengar menjadi "may yaqụlu". Perhatikan lagi contoh idgham bighunnah berikutnya yaitu pada Surah Al-Lahab ayat 1. تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّۗ Pada kata " لَهَبٍ وَّتَبَّۗ" dalam ayat tersebut, terdapat tanwin (ــٍــ) bertemu dengan huruf idgham bighunnah wau (و). Cara membacanya yaitu dengan melebur tanwin ke dalam huruf wau (و) dengan disertai dengungan sehingga terdengar seperti "lahabiw wa tabb".