Pemicu Massa Bakar Rumah & Aset Lurah di Lampung Tengah, Emosi Jual Beras Bansos 4 Ton & Duel Maut
Tribunnews
0:00 / 0:00
Pemicu Massa Bakar Rumah & Aset Lurah di Lampung Tengah, Emosi Jual Beras Bansos 4 Ton & Duel Maut
132 704 просмотра · 1 год назад
Tribunnews
15,7 млн подписчиков
132 704 просмотра · 1 год назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Rumah Kepala Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah ludes dibakar massa, Sabtu (17/5/2025).
Aksi pembakaran rumah tersebut diduga bagian dari rentetan panjang keresahan masyarakat terkait penyelewengan beras bansos.
Dugaan penyelewengan beras bansos oleh oknum kakam ini sudah menjadi buah bibir di masyarakat Kampung Gunung Agung.
Alhasil warga yang kesal dengan ulah oknum kakam ini tersulut emosi hingga ramai-ramai mendatang rumahnya.
Massa yang beringas melampiaskan kekesalan dengan membakar rumah kakam pada Sabtu.
Diketahui kelakuan oknum kakam Sukardi menyelewengkan beras bansos tersebut dipergoki salah seorang warga.
Menurut informasi, oknum kakam menjual sekitar 400 karung beras bansos seberat 4 ton dengan harga Rp 36 juta.
Beras bansos itu kabarnya dijual ke salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Tulangbawang Barat pada Senin (27/1/2025).
Ahmad selaku warga setempat mengatakan, selain rumah kakam Gunung Agung, massa juga membakar sepeda motor Sukardi saat tepergok di depan SPBU wilayah setempat.
Akibat kejadian tersebut rumah Kepala Kampung Gunung Agung ludes terbakar, sejumlah kendaraan mobil yang terparkir di rumah pun turut dibakar massa.
Sementara polisi mengevakuasi anak istri kepala kampung ( kakam) Gunung Agung, Terusan Nunyai, Lampung Tengah saat rumah dibakar massa.
Sebab anak istri kakam di Lampung Tengah itu masih berada di dalam rumah bersama keluarganya saat pembakaran terjadi.
Alhasil anggota polisi yang ada saat itu langsung berupaya melakukan evakuasi anak istri kakam dan keluarganya.
Iptu Daniel membenarkan jika rumah yang dibakar massa itu milik kakam Gunung Agung Sukardi.
Saat ini, lanjut Daniel, pihaknya melakukan penyelidikan atas pembakaran rumah kakam oleh massa.
Sebelumnya pada Senin (24/2/2025), Ratusan masyarakat Kampung Gunung Agung Kecamatan Terusan Nunyai Lampung Tengah meluapkan kekecewaan dengan menyegel kantor Balai Kampung dan Kantor Kepala Kampung Gunung Agung Jalan di Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Timur Lampung Tengah.
Menanggapi aksi masyarakat, Camat Terusan Nunyai Luberto Fabioca mengatakan, pihaknya sudah melarang aksi penyegelan, namun aksi masyarakat tidak bisa dibendung.
Menanggapi tuntutan masyarakat, Luberto mengatakan pihaknya tidak bisa melakukan pencopotan Kepala Kampung Gunung Agung secara langsung.
(Tribun-Video.com)
https://lampung.tribunnews.com/2025/0...
Program: Live Tribunnews Update
Host: Rima Anggi
Editor: Rahmat Gilang Maulana
Uploader: Danang Risdinato